Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Kendal

537

KENDAL—Seorang terduga teroris  asal Kendal diamankan Tim Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri. Pria yang sehari-hari menjadi guru mengaji itu berinisial MK, 34, warga Patean, Kendal. Diduga kuat MK terlibat dalam jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, MK dibekuk usai mengantarkan anaknya di PAUD di sebuah gang di Dusun Paturen RT 4 RW 3, Desa Pagersari, Kecamatan Patean. Tim Densus 88 Antiteror bersenjata laras panjang turun dari mobil, dan langsung menangkap MK. Tidak ada perlawanan, MK langsung dibawa masuk ke dalam mobil. “Sangat cepat penangkapannya,” kata Susmiyati, warga setempat.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi penangkapan mengatakan, ada satu mobil yang berhenti dan menghadang sepeda motor terduga teroris di dalam gang, dan satu mobil di luar gang.  Selain itu, sekitar empat sepeda motor yang dikendarai anggota Densus juga ikut menghadangnya. Sejumlah orang turun dari dalam mobil dengan membawa senjata laras panjang langsung menangkap MK.

“Warga yang melihat kaget, karena jumlah orang yang menangkap banyak, dan kejadiannya juga berlangsung cepat. Tidak ada perlawanan dari MK,” ujarnya.

Ditambahkan, penangkapan itu dilakukan pagi hari sekitar pukul 07.30. “Semua petugas berpakaian preman. Di gang ada satu mobil, dan satu mobil lainnya di jalan raya,” jelasnya.

Saksi lain, Suyoto, warga setempat  mengatakan, terduga teroris  itu ditangkap saat mengantarkan anaknya dan belum sampai ke sekolah.  Saat itu, menurut dia, kondisi jalan masih sepi, dan hanya beberapa orang yang mengetahui kejadian tersebut.