Alun-alun Demak Steril PKL selama Grebeg Besar

847

RADARSEMARANG.ID, DEMAK- Selama Grebeg Besar berlangsung, Alun-alun Kota Demak harus steril dari pedagang kaki lima (PKL) dan berbagai mainan lainnya. Hal ini ditegaskan Kepala Satpol PP Pemkab Demak Ridhodin di sela berkoordinasi dengan pemilik CV Diana Ria Enterprise selaku pengelola Pasar Rakyat Grebeg Besar H Muntohar dikantornya kemarin. Menurutnya, petugas Satpol PP akan bertindak tegas agar Alun Alun tetap steril PKL. “Jadi, Alun Alun gak boleh ada PKL,” ujarnya Rabu (18/7/2019).

Senada disampaikan H Muntohar. Dia mengatakan, koordinasi dengan Satpol PP, Polres dan Kodim 0716 Demak dilakukan agar ada kesamaan persepsi dalam pengamanan Grebes Besar tersebut. Tahun ini, kata dia, Pasar Rakyat Grebeg Besar tetap dijalankan dan dipusatkan di lapangan Tembiring. Meski demikian, Alun Alun Kota Demak (depan Masjid Agung Demak) juga harus bebas atau steril dari PKL dan berbagai mainan agar tidak merugikan CV Diana Ria selaku pihak yang mengelola Grebeg Besar.

“Tahun lalu kita merasa dirugikan lantaran Alun Alun justru dipenuhi PKL dan wahana mainan yang bukan dari kita (Diana Ria),” katanya. Kondisi demikian, telah mengurangi pendapatan atau pemasukan yang sebagian diantaranya untuk memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Demak. “Untuk tahun ini, nilai kontrak selama 30 hari untuk PAD dari Grebeg Besar sebesar Rp 396 juta. Ada kenaikan dari tahun sebelumnya,” ujar Muntohar.

Dia mengatakan, selain akan diramaikan dengan wahana hiburan, juga ada 200 stan berbagai macam mainan, panggung dangdut dan kuliner. “Ada juga stan fashion, dan lain sebagainya. Ini agar masyarakat yang berkunjung dapat terhibur,”katanya. (hib/sas)