Masih Banyak yang Unas Pakai Kertas

1563
Anjar Gunadi. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Anjar Gunadi. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Ujian nasional (Unas) tingkat SMP/MTs di Demak yang dimulai sejak kemarin masih banyak yang menggunakan sistem naskah soal ujian dengan model kertas dan pensil (UNKP). Sedangkan, yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputerisasi (UNBK) relatif sedikit.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Demak disebutkan bahwa untuk sekolah dan siswa yang memakai sistem UNKP jumlahnya lebih besar dibandingkan UNBK. Untuk UNKP jumlah sekolah SMP ada 76 unit sekolah dengan jumlah siswa peserta ujian sebanyak 6.954. kemudian, untuk sekolah yang menggunakan sistem UNBK ada 7 sekolah SMP dengan siswa 1.255 orang. Dari jumlah itu, SMP yang UNBK mandiri hanya SMPN 2 Demak. Lainnya, masih ndompleng UNBK di sekolah lainnya, termasuk nunut ujian di SMAN 1 dan SMKN 1 Demak. Sedangkan, untuk MTs di Demak, ada 119 sekolah yang pakai UNKP dengan 8.550 siswa. Kemudian, yang UNBK ada 9 sekolah dengan 1.420 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan, Anjar Gunadi mengungkapkan, meski terbilang lancar, namun ujian tersebut juga diwarnai keprihatinan. Sebab, di SMPN 3 Guntur kondisi ruang kelas sekolahnya sudah retak-retak dan perlu rehab. Retakan gedung sekolah tersebut membuat siswa tidak nyaman untuk mengerjakan soal ujian. “Butuh pengurukan. Sebab, dulu lahannya bekas sawah,” katanya.

Menurut Anjar, masih banyaknya sekolah yang menggunakan sistem UNKP lantaran masih belum memiliki fasilitas komputerisasi yang siap untuk ujian. Karena itu, meski ada sekolah yang ndompleng UNBK di sekolah lainnya, mereka tetap ingin menjaga prestis serta menaikkan pamor sekolah.

“UNBK itu bagi sekolah prestis. Apalagi, yang UNBK mandiri. Kalau yang UNBK tidak mandiri mereka tetap membiayai penggunaan komputer, beban listrik maupun tekhnisi yang stand by 24 jam,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaan UNBK, pihaknya telah kerjasama dengan PLN Demak. Ini agar aliran listrik tidak mati ditengah pelaksanaan ujian. (hib/ida)