Terminal Kadilangu Overload

484
MEMBLUDAK : Bus wisata para peziarah di Makam Sunan Kalijaga Kadilangu meluber hingga jalan raya, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
MEMBLUDAK : Bus wisata para peziarah di Makam Sunan Kalijaga Kadilangu meluber hingga jalan raya, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
MEMBLUDAK : Bus wisata para peziarah di Makam Sunan Kalijaga Kadilangu meluber hingga jalan raya, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Kunjungan wisata religi yang terus meningkat di Makam Sunan Kalijaga Kadilangu membuat kapasitas terminal Kadilangu khusus bus wisata overload. Bahkan, banyak bus yang terpaksa parkir di pinggir jalan depan terminal. Kondisi seperti ini membuat Pemkab Demak mengambil kebijakan, termasuk akan memusatkan parkir bus wisata menjadi satu yakni di lapangan Tembiring.

Terminal Kadilangu nantinya akan dijadikan parkir mobil atau kendaraan pribadi para peziarah. Sedangkan, khusus bus menjadi satu di Tembiring. Bupati Demak Dachirin Said mengatakan, langkah mensentralkan bus wisata seiring dengan rencana penataan kawasan wisata religi dengan konsep segitiga emas. “Nanti, peziarah bisa berjalan kaki atau naik ojek dari Tembiring ke Masjid Agung atau ke Kadilangu. Mereka juga bisa berbelanja di Pasar Bintoro,” katanya didampingi Kabag Humas Daryanto, kemarin

Tak hanya itu, arus lalulintas yang melalui jalan Sampangan juga akan dijadikan searah. Upaya penataan dijalankan untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar. Salah satu caranya adalah memperlama kunjungan para peziarah tersebut. “Kita juga akan tata tukang ojek ini agar lebih baik lagi. Untuk sementara biar seperti itu dulu. Nanti ke depan semua akan ditata sehingga bisa mengangkat perekonomian masyarakat sekitar,” tambahnya. (hib/fth)