Terjaring Razia, 76 Pemandu Lagu Diperiksa

627
KENA RAZIA : Sejumlah perempuan pemandu lagu mendapatkan pembinaan di Mapolres Wonosobo. (IST)
KENA RAZIA : Sejumlah perempuan pemandu lagu mendapatkan pembinaan di Mapolres Wonosobo. (IST)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO –  Petugas gabungan melakukan razia pemeriksaan sejumlah tempat hiburan malam karaoke. Hasilnya petugas berhasil menjaring 76 perempuan pemandu lagu (PL). Selain itu petugas juga mengamankan 110 botol minuman keras (miras).

Aparat gabungan terdiri dari TNI, Polri dan tokoh masyarakat Wonosobo ini menggelar razia di 8 tempat karaoke seputar Wonosobo, Selasa (17/4) malam hingga Rabu (18/4) dini hari. Dipimpin langsung Kabagops Polres Wonosobo Kompol Ahmadi, tim yang berjumlah 80 orang tersebut menyisir lokasi karaoke mulai dari Sawangan, Kecamatan Leksoni. Dari 2 lokasi karaoke di sana, petugas berhasil mengamankan 27 perempuan pemandu lagu. Sementara itu, di 5 lokasi karaoke area kota Wonosobo, petugas berhasil mengamankan 38 perempuan. Berpindah ke wilayah Kertek, petugas kembali mengamankan 11 orang perempuan dengan 110 botol miras.

Ditemui seusai kegiatan, Ahmadi menyatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan kepolisian yang ditingkatkan. “Tujuannya adalah menciptakan situasi yang aman dan meminimalisir adanya penyakit masyarakat guna menghadapi Pilkada serentak dan bulan suci Ramadan,” katanya.

Lebih lanjut Ahmadi menegaskan, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya mencegah adanya peredaran miras. “Kami juga menargetkan peredaran miras ilegal utamanya miras oplosan. Hal ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan seperti di wilayah lain,” jelasnya.

Selanjutnya, para perempuan pemandu lagu tersebut dibawa ke Mapolres Wonosobo untuk didata dan dilakukan pembinaan. Sementara untuk barang bukti miras, akan segera dikoordinasikan dengan pihak Kejaksaan maupun Pengadilan untuk tindakan hukum selanjutnya. “Kami hanya melakukan pendataan dan pembinaan kepada para pemandu lagu tersebut,” katanya.  (ali/ton)