Ini Penyebab Pilkades di Dewa Wates Tidak Diminati Calon

248
Agus Sarwono. (TABAH RIYADI / JAWA POS RADAR KEDU)
Agus Sarwono. (TABAH RIYADI / JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG-Dari 216 desa yang akan menggelar pemilihan kepala Desa (Pilkades) pada Januari 2020 mendatang, ada satu desa yang dimungkinkan gagal. Pasalnya tak ada satupun warga yang mendaftarkan diri menjadi calon kepala Desa Wates Kecamatan Wonoboyo.

“Hingga tutup pendaftaran pada tanggal 24 Oktober lalu belum ada satupun warga yang mendaftarkan diri, kemudian dilakukan perpanjangan pendaftaran tapi tetap saja tidak ada yang mendaftarkan diri,” ungkap Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Temanggung Agus Sarwono.

Jika memang hingga tanggal 6 Desember mendatang juga tidak ada satupun yang mendaftarkan diri maka jabatan kades di desa tersebut akan diisi oleh pejabat sementara dari kalangan Pegawai Negri Sipil (PNS). “Kami berharap sampai tanggal 6 Desember besok tetap ada yang mendaftarkan diri minimal dua orang sehingga Pilkades di Desa Wates bisa dilaksanakan seperti di desa lainnya yang akan menyelenggarakan Pilkades Januari 2020 mendatang,” harapnya.

Alasan warga Desa Wates Kecamatan Wonoboyo tidak mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa karena menganggap penghasilan sebagai kepala desa tidak sesuai dengan tanggungjawab yang diemban. Pasalnya tanah bengkok untuk kepala desa di desa tersebut tidak seluas di desa-desa lainnya dan penghasilan tetap (siltap) kepala desa tidak bisa memenuhi kebutuhan operasional sebagai kepala desa.

“Memang siltap untuk kades saat ini hanya sekitar Rp 1,6 juta. Namun siltap 2020 siltap untuk kades akan mencapai Rp 2,4 juta hingga Rp 2,6 juta, jika ditambah dengan penghasilan dari tanah bengkok saya rasa sudah sangat cukup untuk mmenuhi operasional kades,” terangnya. (tbh/ton)