Persikama Takluk di Kandang Persik

497
BENAHI : Pemain Persikama saat berujicoba dengan tim Indonesia Muda di lapangan Drh Soepardi, beberapa waktu lalu. (Mukhtar.lutfi@radarkedu.com)
BENAHI : Pemain Persikama saat berujicoba dengan tim Indonesia Muda di lapangan Drh Soepardi, beberapa waktu lalu. (Mukhtar.lutfi@radarkedu.com)

MUNGKID— Ujicoba perdana Persikama Kabupaten Magelang melawan tim selevel, belum memuaskan. Tim kebanggan warga Kabupaten Magelang, dipaksa kalah 2-0 dari tuan rumah Persik Kendal.

Bertanding di Stadion Kebondalem Kendal, Persikama turun dengan kekuatan tim. Sumaryanto Gambir, bertugas menggedor pertahanan lawan. Sedangkan Sutiyas, menjaga baris pertahanan.

Sang pelatih, Tommy Parsep yang menerapkan skema 4-4-2, belum bisa mengimbangi permainan tuan rumah Persik Kediri. Apalagi, tim tuan rumah didukung penuh oleh Ultras Bombers, suporter mereka. Sejak kick off babak pertama, tim tuan rumah langsung menggedor pertahanan Persikama. Beberapa kali Persik Kendal berhasil menembus pertahanan tim tamu. Bahkan, saat pertandingan baru berjalan enam menit, tim tuan rumah berhasil membobol gawang Persikama, M Ridho.

Sebuah skema serangan apik berhasil dituntaskan oleh striker tuan rumah Nugroho Dwi. Skor 1-0 bertahan hingga peluit babak pertama ditiup. ”Para pemain masih belum seimbang. Beberapa kali mereka masih melakukan kesalahan mendasar,” kata Tommy Parsep.

Di babak kedua, Tommy mencoba memasukkan sejumlah pemain baru. Namun, permainan Persikama tidak juga membaik. Kerja sama dan koordinasi antarlini, masih lemah. Skema pertandingan belum bisa diterjemahkan dengan baik oleh para pemain.

Beberapa kali percobaan serangan, masih belum bisa menembus pertahanan tuan rumah. Sementara Persik Kendal berhasil menguasai pertandingan. ”Lini tengah kita juga butuh perbaikan.”

Nahas, saat mencoba melakukan serangan, pemain belakang Persikama lengah. Menit 60, gawang tim tamu akhirnya kembali jebol. Kali ini, gol diciptakan oleh Rizky Kurniawan. Serangan balik cepat berhasil dikonversi menjadi sebuah gol yang mengakhiri pertandingan.

Tommy menambahkan, selain belum matangnya koordinasi antarlini, para pemain masih tampak grogi. Sebab, saat ini tim masih didominasi pemain muda. Manajer Persikama, Sukardiyono, berjanji segera melakukan evaluasi. “Ini akan jadi evaluasi kerja sama dan pola permainan akan terus kita benahi.”

Terutama, kata Tommy, soal mental bermain anak asuhannya. Beberapa pemain, sebut Tommy, masih minim pengalaman. Sementara Persik merupakan tim yang sudah solid. (vie/isk)