Gawat, Jumlah Penderita TBC di Magelang Melonjak

92
LEMBAB : Rombongan Pemkot Magelang mendatangi rumah LCC, warga Karanggading, Magelang Selatan yang menderita penyakit TB.(IST)
LEMBAB : Rombongan Pemkot Magelang mendatangi rumah LCC, warga Karanggading, Magelang Selatan yang menderita penyakit TB.(IST)

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Pemkot Magelang merespons cepat laporan terhadap salah satu warganya yang terserang penyakit tuberkulosis (TB), berinisial LCC. Selain menanggung biaya berobat, Pemkot berencana memperbaiki rumah tinggal pasien TB itu.

Kemarin, rombongan Sekda Kota Magelang Joko Budiyono dan tim gabungan melihat langsung rumah perempuan 22 tahun itu di Kampung Karanggading, Magelang Selatan. Kondisinya memprihatinkan. Lembab, kurang pencahayaan dan kurang sirkulasi udara. “Rumah ini harus direnovasi agar menjadi rumah sehat,” katanya.

Ia berharap, usai pasien menjalani pengobatan di RSUD Tidar Kota Magelang dan menjalani rawat jalan bisa lebih sehat. Kemudian, pasien akan dibantu kebutuhan sehari-hari, termasuk membebaskan biaya sewa rumah setahun ke depan.

“Kalau kondisi rumahnya seperti ini, kami khawatir saat pasien kembali ke rumah tidak bisa sembuh total. Maka, kita siapkan dulu rumahnya, sebelum pasien pulang,” ujarnya.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular DKK Magelang Lilik Sunarto menjelaskan pasien telah berada di RSUD Tidar untuk penanganan medis. Lalu ia menjelaskan, bahwa pencahayaan dan sirkulasi udara yang kurang berpotensi menimbulkan penyakit TB. Bahayanya, penyakit ini mudah menular.

“Kuman TB bisa mati jika kena matahari. Sirkulasi udara yang baik juga bisa mencegah penularan, apalagi budhenya pasien yang tinggal di rumah ini juga sakit TB tapi sudah sembuh, dan saudara laki-lakinya juga ada yang sakit,” jelasnya.

Untuk di Kota Magelang sendiri penderita TB meningkat sejak tahun 2018. Tahun lalu, jumlah pasien baru TB paru sebanyak 94 orang dan TB ekstra paru 2 orang. Sedangkan hingga September 2019, jumlah pasien baru TB paru mencapai 128 orang, TB ekstra paru 17 orang dan TB anak 29 orang. (put/lis)