Ini Alasan 2.000 Pemuda Ikuti Ekspedisi Bakti Pemuda di Magelang

242
BERI MOTIVASI : Menko PMK Muhadjir effendy didamping Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyerahkan bantuan KIP pada pelajar Magelang. (DOK HUMAS PEMKOT MAGELANG)
BERI MOTIVASI : Menko PMK Muhadjir effendy didamping Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyerahkan bantuan KIP pada pelajar Magelang. (DOK HUMAS PEMKOT MAGELANG)

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Sebanyak 2.000 pemuda dari 8 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah mengikuti Ekspedisi Bakti Pemuda PMK untuk NKRI 2019. Program yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemuda sebagai penggerak pembangunan di daerah ini berlangsung di lapangan Rindam IV/Diponegoro, Kamis (21/11).

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan kelak, program ini akan menjangkau seluruh provinsi di Indonesia. Program yang diinisiasi di Jawa Tengah ini diharapkan menjadi role model bagi daerah lainnya.

“Jadilah pemuda agen perubahan, minimal dapat mengubah cara pikir, cara pandang, dan pola kerja sehingga dapat membawa kemajuan di daerah masing-masing,” ujarnya kepada para pemuda.

Pada kesempatan ini pula, Muhadjir memberikan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) secara simbolis kepada siswa Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp 1,4 miliar, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp 1,4 miliar, Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar Rp 628 juta dan Kejuruan sebesar Rp 1,7 miliar.

Untuk Kota Magelang, bantuan KIP secara simbolis diserahkan Muhadjir didampingi Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito kepada 5 siswa, yaitu Atika Pramerstari (SD Kedungsari), Bimbim Awaludin Hamid (SMPN 5), Ilma Hasanah (SMA Muhammadiyah 2), Deni Prasetyo (SMKN 3) dan Nova Tri Pamungkas (PKBM Kuncup Mekar Program Paket C).

Sigit mengaku bangga Kota Magelang menjadi tuan rumah acara berskala nasional ini. Tentu saja berdampak positif bagi masyarakat, mulai dari tingkat okupansi hotel, kuliner, dan sebagainya. “Rangkaian acara ini kan sudah digelar sejak beberapa waktu lalu, tingkat hunian hotel kita penuh, kuliner kita laris, masyarakat kita ikut mendapatkan keuntungan dari acara ini. Pasti bangga meskipun kota ini kecil tapi diberi kepercayaan dari pusat,” kata Sigit. (put/ton)