Bapak Ajak Anak Curi TV Poskamling

257

MAGELANG—Sebagai orang tua, Aribowo Aprianto, 40, sungguh tidak bisa jadi teladan. Bagaiman tidak, warga Kampung Jambon Gesikan, Kelurahan Cacaban, Kota Magelang ini justru mengajak anaknya mencuri sebuah televisi di poskamling tempat tinggalnya.
Menurut keterangan yang dihimpun koran ini, Aribowo bersama anaknya yang masih di bawah umur, RP, 16, menjalankan aksinya ketika warga yang menjaga poskamling pulang sekitar pukul 03.00 pagi.
Seksi Keamanan RW 004 Kampung Jambon Gesikan, Joko Irianto, mengatakan pelaku mencongkel kunci gembok pintu pos jaga tersebut dengan menggunakan besi besar. Setelah berhasil mencongkel kunci gembok pintu pos jaga tersebut, Aribowo meminta anaknya, RP untuk berjaga-jaga di luar pos jaga untuk mengamat-amati situasi. ”Setelah itu keduanya membawa pulang televisi tersebut,” kata dia.
Sialnya, aksi keduanya diketahui oleh warga dan melapor­kannya ke polisi. ”Masyarakat Kampung Jambon Gesikan sudah geram dengan perbuatan kedua orang tersebut, dan akhirnya kami sepakat untuk melaporkan kedua warga kami ke polisi untuk diproses secara hukum,” ujarnya.
Dia menambahkan, sebelum kejadian tersebut kedua orang itu memang dikenal memiliki tabiat buruk.
Anaknya, diduga sering melakukan pencurian di rumah-rumah warga Kampung Jambon Gesikan, seperti mencuri helm, burung merpati, ikan di kolam, tabung gas dan lainnya.
”Yang lebih menjengkelkan, RP juga pernah ketahuan mencuri nasi dan sayuran di sebuah warung yang ada di sebuah jalan gang masuk di kampung sini di malam hari. Saat ini kedua orang tersebut telah ditangkap polisi dari Polsek Magelang Tengah,” katanya.
Afif menambahkan, masyarakat Kampung Jambon Gesikan sa­ngat mengapresiasi kerja Polsek Magelang Tengah yang tanggap dan cepat menangkap kedua pelaku tersebut.
Pelaku Aribowo ditangkap polisi ketika usai menjual televisi curiannya pasar barang bekas atau Pasar Stress dengan harga Rp 225 ribu.
Kasubag HumasPolres Mage­lang AKP Murjito membenarkan hal itu. Kedua pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (vie/lis)