alexametrics

Hadapi Pileg dan Pilkada Serentak 2024, Partai Golkar Siapkan Sayap Partai

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Semarang mulai menyiapkan mesin politiknya untuk menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pilkada serentak 2024. Salah satunya dengan menggelar pendidikan politik, konsolidasi organisasi, sekaligus pengukuhan Pimpinan Kecamatan (PK) Ormas Sayap, badan, maupun lembaga.

Ketua DPD Golkar Kota Semarang Erry Sadewo mengatakan, melalui peningkatan pendidikan politik bagi kader-kader muda diharapkan akan membangun semangat baru. Untuk nantinya menjadi lebih siap, berani, kreatif, dan inovatif dalam menjadi pemimpin.

Selain itu dalam Pileg dan Pilkada, ia ingin mendulang suara sebanyak-banyaknya guna mendapatkan tambahan perolehan kursi di dewan dan menyiapkan kader untuk menjadi calon pemimpin.

“Dengan menjadi pemimpin yang bermanfaat, baik bagi kepentingan partai maupun masyarakat luas. Melalui konsolidasi organisasi dan pengukuhan PK, kami ingin melakukan penyegaran dan perubahan kepemimpinan. Sudah saatnya kaum muda menggantikan generasi lama,” ujar dia usai acara yang digelar di Hotel Siliwangi Minggu (26/12).

Baca juga:  54 Tempat Hiburan dan Objek Wisata Kantongi Izin Beroperasi

Bonus demografi yang dimiliki Indonesia, lanjut dia, akan membuat suara kaum milineal menjadi potensi perolehan suara terbanyak pada pelaksanaan Pileg dan Pilkada serentak nanti. Persiapan dan strategi untuk mengjangkau kaum milenial inipun sudah dipersiapkan partai dengan lambang pohon Beringin ini.

“Kita kedepankan prinsip sesuai dengan UUD 1945 dan Pancasila. Generasi muda akan melihat prinsip ini dilaksanakan dengan komitmen. Jadi akan daya tarik bagi generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Semarang M Ulil Haq mengatakan, dibentuknya Bakumham Partai Golkar bertujuan menjawab problematika di tengah masyarakat. “Bakumham Partai Golkar Kota Semarang dibentuk untuk menjawab apa yang dibutuhkan masyarakat,” katanya. (den/ida)

Baca juga:  Bentuk 600 Desa Anti-Money Politic

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya