alexametrics

Warga Semarang Barat Ditemukan Tewas di Sungai BKB

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Temuan mayat kembali terjadi di sungai Kota Semarang. Kali ini, sesosok mayat mengapung di aliran sungai Banjir Kanal Barat (BKB), wilayah Kelurahan Krobokan, Semarang Barat Kamis (10/3) sekitar pukul 11.00 WIB.

Lokasi temuan ini persis berada di seberang The Park Mall Semarang. Posisinya mengapung di permukaan air, tertelungkup dan hanya terlihat sebagian tubuhnya, bagian pantat dan punggung. Mayat ini mengenakan celana pendek dan baju.

Peristiwa ini pertama kali diketahui pekerja proyek bernama Prasetyo Widianto yang sedang mengeruk sungai BKB menggunakan eskavator. Tiba-tiba tanpa sengaja ia melihat sesuatu mencurigakan tidak jauh dari lokasinya beraktivitas. “Awalnya penasaran, ada item-item mengapung. Setelah saya cermati, ternyata tubuh manusia,” ungkapnya di lokasi kejadian kepada Jawa Pos Radar Semarang kemarin.

Baca juga:  Sopir Ngantuk, Starlet Hajar Tiga Pemotor

Selanjutnya, temuan ini disampaikan rekannya dan diteruskan ke Polsek Semarang Barat. Unit Inafis Polrestabes yang mendapat laporan juga mendatangi lokasi melakukan olah TKP dan identifikasi bersama Polsek Semarang Barat. Proses evakuasi dibantu eskavator, mengingat lokasi di tengah sungai yang berlumpur.

Temuan ini juga menggemparkan warga sekitar. Mayat pria itu berhasil dievakuasi pukul 12.50. Selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUP Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Kanitreskrim Polsek Semarang Barat Iptu Supriyanto mengatakan, awalnya polisi tidak mendapati identitas korban. Namun, pada sore harinya, ada warga yang mengakui, mayat tersebut anggota keluarganya, bernama Sutrisno, warga Semarang Barat.

Baca juga:  Jangan Salfok Sama Namanya, Tradisi Syawalan di Kampung Jaten Cilik Bagikan Ketupat Unik

“Dari keterangan keluarga, korban mengidap gangguan mental. Dia pergi keluar rumah, belum tahu ke mana arahnya. Tapi tiba-tiba ini, ditemukan mayat di sungai oleh warga,” jelasnya. (mha/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya