alexametrics

Kebakaran RSUP dr Kariadi, Api Berasal dari Ruang MRI

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) dr Kariadi terbakar Kamis (30/12/2021) malam sekitar pukul 19.10. Api nampak melalap Gedung Kasuari di ruang Magnetic resonance imaging (MRI). Ruangan ini digunakan sebagai bangsal pasien kanker dan tempat untuk kemoterapi pasien kanker.

16 mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Semarang, dikerahkan untuk menjinakkan api dibantu oleh pihak kepolisian dan TNI. Selain itu juga ada empat mobil water canon Polrestabes Semarang, yang diperbantukan memadakamkan sumber api.

Untuk memudahkan pemadaman, Jalan Dokter Sutomo ditutup mulai dari pertigaan Kalisari sampai simpang Kariadi, Menurut sumber koran ini, api diduga berasal dari ruang genset yang ada diruangan MRI, beruntung api tidak merambat ke ruang Karuasi yang digunakan merawat pasien kanker atau onkologi.

Baca juga:  Sopir Ngantuk, Starlet Hajar Tiga Pemotor

Kepanikan nampak di raut wajah pasien dan karyawan. Mereka nampak berhamburan keluar untuk menyelamatkan pasien dan karyawan. Awalnya ada 31 pasien yang ada di gedung tersebut langsung dipindahkan ke Paviliun Garuda, namun update pukul 21.30 total ada 50 pasien yang dipindahkan.

Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang, Farichah Hanum menjelaskan jika kebakaran awalnya terjadi sekitar pukul 16.15 di ruang MRI, intalasi onkologi. Tim internal dari rumah sakit, lanjut dia, langsung melakukan evakuasi pasien dan menyelematkan dokumen penting milik rumah sakit.

“Berkat support dari Pemkot, TNI dan Polri, Alhamdulillah api tidak meluas dan bisa terisolir di ruangan MRI,” kata dia.

Total ada 50 pasien yang di Gedung Kasuari dipindahkan di Paviliun Garuda dan mendapatkan ruangan sebagai mana mestinya. Ia pun tidak akan merujuk pasien ke rumah sakit lainnya, karena pelayanan di intalasi eksekutif ini bisa digunakan untuk sementara waktu.

Baca juga:  Booking Pemijat, Warga Gajahmungkur Semarang Tewas di Penginapan

“Semua yang di evakuasi ini pasien onkologi, kita bisa tangani sendiri. Mereka ditempakan di Paviliun Garuda yang merupakan intalasi eksekutif kami, kebetulan ada gedung baru yang siap digunakan,” tuturnya.

Setelah api berhasil padam, lanjut dia, diketahui jika kebakaran hanya terjadi di satu titik yakni ruang MRI. Gedung kasuari yang disebelahnya aman dari amukan api, namun karena asap masuk ke ruangan dan demi keamanan pasien, akhirnya pasien di gedung tersebut dipindah.

“Obat-obatan kita sudah pindahkan juga, kalau penyebab masih dilanjutkan polisi ya. Jumlah pasien kami 50 ini cocok dengan manifest yang ada,” jelasnya. (den/cr2/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya