Semarakkan Dirgahayu RI, Siswa SDN Pekunden Kenakan Pakaian Adat 12 Suku

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Semarak menyambut Dirgahayu Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia terlihat di lingkungan SDN Pekunden. Ratusan siswa mengenakan atribut kemerdekaan dan pakaian adat. Kegiatan bertajuk Gebyar Zamrud Khatulistiwa itu sekaligus sebagai upaya menanamkan rasa nasionalisme peserta didik.

Tema Zamrud Khatulistiwa ini diambil dari branding sekolah yang berfokus pada keragamanan suku dan budaya di Indonesia. Kegiatan diawali dengan peserta didik menyanyikan lagu nasional di depan gerbang sekolah. Ada 12 lagu yang dipilih secara acak sesuai dengan kupon yang diambil. Selanjutnya siswa melaksanakan apel berkarakter pancasila. Setelah itu, karnaval budaya mengelilingi lingkungan sekolah. Para siswa mengenalkan suku sesuai tema kelasnya masing-masing.

“Tujuannya siswa dapat me-review kembali rasa nasionalisme melalui ulasan lagu kebangsaan,” jelas Kepala SDN Pekunden Abdul Khalik Rabu (16/8).

Baca juga:  2024, Kali Pertama Pilpres, Pileg, dan Pilkada Serentak

Selain untuk menambahkan rasa nasionalisme, ada agenda untuk mengajak anak bersosialisasi dengan warga sekitar yang terwujud dalam Parade Khatulistiwa. Anak-anak keliling di sekitar sekolah dengan mengenakan baju adat sesuai dengan nama kelasnya masing-masing. Terdapat 12 macam suku yang dibagi dari kelas 1-6.

Dilanjut dengan puncak acara yaitu panggung khatulistiwa. Siswa berlenggak-lenggok memamerkan baju khas daerah masing-masing. Konsep ini untuk menghindari sikap chauvinism yaitu cinta pada suku berlebihan. “Cinta tanah air anak-anak kembali tergugah kemabli dengan adanya Gebyar Khatulistiwa, “ tegasnya. (mg9/mg12/kap/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya