alexametrics

Hindari Kerumunan, Sekolah Buka Delapan Loket

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Daftar ulang hari pertama usai pengumuman hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 di SMA Negeri 1 Kota Semarang dipadati puluhan pendaftar. Di antaranya, Akbar dan Ramanda. Keduanya telah lama mendambakan bersekolah di SMA Negeri 1 Semarang akhirnya lolos jalur zonasi khusus.

Saat ditemui koran ini, keduanya tengah mengurus daftar ulang di meja penerimaan berkas. Dengan wajah sumringah dan canda tawa, keduanya mengantri bersama. Setelah berhasil masuk ke grup WhatsApp MPLS, mereka pulang dengan girang.

Ramanda mengaku sempat ragu dapat diterima di SMA Negeri 1 Semarang lantaran kuota zonasi khusus hanya 20 peserta didik baru. Ia merasa nervous selama menunggu pengumuman. Sedangkan Akbar menunjukkan sikap percaya diri mampu menjadi bagian dari SMA Negeri 1 Semarang. “Harapanku di sini nanti bisa nyalurin hobi basket biar makin jago dan berkembang,” ujar Akbar kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kepala SMA Negeri  1 Semarang Kusno mengatakan, Kecamatan Candisari dan Gajahmungkur termasuk di zona khusus sekolahnya lantaran tak memiliki sekolah negeri. Total keseluruhan terdapat 408 peserta didik baru yang diterima pada PPDB kali ini. Mereka terbagi dalam 12 rombel (rombongan belajar) atau kelas.

Baca juga:  Prosesi Tawur Agung Diguyur Hujan

“Hari pertama peserta jalur zonasi dan zonasi khusus. Hari kedua jalur zonasi dan prestasi, dan hari terakhir jalur afirmasi dan perpindahan orang tua,” jelasnya.

Dalam sehari, delapan loket yang disediakan mampu melayani daftar ulang sekitar 130 peserta didik. Mulai dari proses input data ke sistem informasi sekolah bagi yang belum menyelesaikan proses tersebut di rumah. Kemudian satu meja pengecekan kelengkapan berkas daftar ulang.

Dan terakhir penerimaan fotokopi berkas, pengisian daftar hadir, hingga bergabung dalam grup peserta didik baru untuk persiapan MPLS. “Daftar ulang selama tiga hari, kami bagi berdasarkan jalur agar lebih kondusif,” kata Kusno.

Sementara itu, daftar ulang peserta didik baru juga berlangsung di SMK Negeri 4 Semarang, Selasa (5/7). Pihaknya membagi enam rombel daftar ulang untuk menghindari kerumunan. Jumlahnya 216 siswa.

Baca juga:  Eks Bek Persebaya Alie Sesay Lengkapi Kuota Pemain Asing PSIS

Koordinator PPDB SMK Negeri 4 Semarang Eko Sugiyono mengatakan, pembagian ini berdasarkan program keahlian yang dipilih. “Sudah ada pemberitahuan sebelumnya untuk calon peserta didik dan wali siswa melalui pengumuman di web, Instagram, dan papan pengumuman di sekolah,” ujarnya.

Kepala SMK Negeri 4 Semarang Bambang Sujatmiko mengatakan, daftar ulang untuk jenjang SMA/SMK dilaksanakan pada 5-7 Juli 2022. Calon peserta didik yang diterima membawa berkas yang diperlukan seperti kartu keluarga (KK), akta kelahiran, hasil kelulusan, dan sebagainya. Jumlah pendaftar di SMK Negeri 4 sebanyak 963 orang.

Dengan rincian, 103 calon peserta didik memilih domisili terdekat, sebanyak 154 pendaftar memilih jalur afirmasi, dan 706 pendaftar memilih jalur prestasi. “Kuota yang diterima sebanyak 612 siswa. Sehingga kami tidak bisa menampung semua siswa yang mendaftar di SMK Negeri 4 Semarang ini,” ujarnya.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan dengan Odoo Versi 13

Ia menambahkan, bagi calon peserta didik yang tidak diterima dalam PPDB sekolah negeri bisa mendaftar  di sekolah swasta. “Sekolah swasta cukup banyak, kualitasnya juga tidak kalah dengan negeri. Beasiswa di sana juga ada. Jadi, tidak menutup kemungkinan calon peserta didik tetap bisa melanjutkan sekolah meski di swasta,” katanya.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Suyanta mengatakan, jumlah lulusan SMP di Jateng sebanyak 522.295 siswa. Sedangkan daya tamping SMA/SMK negeri sebanyak 217.745 siswa, dan yang diterima sebanyak 216.107 siswa. “Kalau semua masuk negeri kita belum bisa. Mereka yang belum tertampung di sekolah negeri bisa mengisi kekosongan di SMA/SMK swasta di Jateng,” ujarnya. (taf/kap/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya