alexametrics

Siswa dan Orang Tua Menangis Haru di Terminal Mangkang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Ratusan siswa dari SMPN 28 Semarang menangis haru di pelukan orang tua masing-masing di lobi Terminal Mangkang akhir pekan kemarin. Ratusan siswa ini bukan untuk pergi melepas orang tuanya ke luar kota, tapi tangis itu pecah saat acara Purnawiyata atau pelepasan siswa kelas 8 sekaligus pentas seni.

“Saya minta maaf buk, selama ini banyak salah dan sering ngeyel sama ibu dan bapak,” ucap salah satu siswa sambil menahan tangis.

Permintaan maaf siswa itu pun langsung disambut tangis haru oleh ibu yang ada di sampingnya. Sambil memeluk sang putera yang telah lulus setelah menimba ilmu selama tiga tahun di sekolah negeri paling barat Kota Semarang itu.

Baca juga:  Kejari Kota Semarang Tagih Pajak Rp 2 M

“Kamu sudah besar, sekarang harus nurut. Nggak boleh nakal, rajin belajar agar bisa sukses dan masuk sekolah yang kamu inginkan untuk meraih cita-cita mu,” pesan wanita paruh baya dengan menggunakan kerudung berwarna merah sembari mengusap kepala sang putera.

Unik memang, Terminal Mangkang yang merupakan terminal milik Kementerian Perhubungan ini memfasilitasi pihak sekolah untuk menggelar Purnawiyata atau pelepasan siswa, sekaligus pentas seni di terminal.

“Kami mempersilahkan siapa saja menggunakan Terminal Mangkang, termasuk pernikahan. Kami membuka diri agar kegiatan apapun bisa dilakukan di Terminal Mangkang,” kata Kepala Terminal Mangkang Reno Adi Pribadi Senin (20/6).

Menurut Reno, kegiatan Purnawiyata tersebut tergolong unik dan mencatatkan rekor. Pasalnya belum ada di Indonesia kegiatan perpisahan siswa yang diisi pentas seni di terminal. “Kegiatan ini mungkin jadi yang pertama. Bahkan kami siap kalau Terminal Mangkang digunakan sebagai tempat pernikahan,” candanya.

Baca juga:  Pembebasan Lahan Sudah Sejak Era Orde Baru

Sebelumnya Reno memfasilitasi musisi di Kota Semarang untuk berkarya ataupun manggung di terminal. Selain itu, belum lama ini digelar pameran klitikan untuk sekedar meramaikan terminal.

Sementara itu, Kepala SMPN 28 Miftahudin menjelaskan ada 254 siswa kelas 8 yang tahun ini lulus dan melanjutkan jenjang ke sekolah yang lebih tinggi. Alasannya memilih Terminal Mangkang, tak lain adalah untuk mempromosikan Terminal yang saat ini dibangun lebih megah serta lebih indah.

“Saya ingin ikut mempromosikan terminal yang sekarang bertransformasi menjadi terminal yang bagus,” tambahnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya