alexametrics

Akhirussanah Perdana Tanamkan Karakter Qurani

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 118 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Bina Amal Semarang mengikuti akhirussanah perdana secara luring. Tujuannya untuk menenamkan karakter Qurani pada siswa.

Semua siswa berjejer rapi dengan mengenakan pakaian serba putih yang dibalut dengan toga. Agenda rutin ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali, sebagai pengharagaan bagi siswa yang telah menyelesaikan studinya. Pesertanya siswa kelas enam yang telah mengikuti kegiatan belajar mengajara (KBM) dan dinyatakan lulus.

“Akhirussanah kali ini 100 persen dilaksanakan secara offline. Setelah sebelumnya dilakukan secara hybrid,” jelas Kepala SD IT Bina Amal Oktora Rahmat Santoso.

Ia menambahkan ada syarat khusus bagi siswa yang mengikuti akhirussanah. Seperti nilai raport memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), dan dinyatakan lulus ujian sekolah. Selain akademik juga ada capaian pembelajaran Alquran yakni siswa sudah melaksanakan imtihan dan hafal minimal dua juz Alquran. Bagi siswa yang belum hafal diwajibkan untuk terus menghafal di rumah. Hal ini dilakukan agar siswa mempunyai karakter yang baik, mandiri, bisa berpikir kritis, serta bermanfaat untuk masyarakat.

Baca juga:  Waduk Jatibarang Ditutup Sementara, Hanya Puluhan Pemancing yang Rajin Datang di Pagi Buta

“Tema kali ini yakni terbanglah tinggi meraih mimpi menjadi generasi rabbani. Maksudnya adalah siswa disini harus berkarakter Qurani, imannya kuat, berakhlak baik, dan bermanfaat untuk orang lain,” tambahnya.

Siswa berprestasi juga mendapat penghargaan. Yakni nilai tertinggi mata pelajaran Bahasa Indonesia Hafizah Nabila Sakhi, Matematika diraih oleh Shinzo Ali Muhammad, Bahasa Inggris Hadziq Abrissam Utomo, mata pelajaran IPA diraih oleh Aqila Hilmintya Putri Harliansyah, dan lainnya.

Wali murid sangat antusias dengan berlangsungnya akhirussanah. Selain menerima hasil belajar siswa kegiatan ini dijadikan sebagai ajang silaturahmi antar wali murid dan sekolah setelah dua tahun tidak bertemu.

Salah satu wali murid Hamim mengaku senang kegiatan akhirussanah bisa dilaksanakan secara offline. Menurutnya hal ini bisa menjadi ajang untuk menampung bakat dan minat anak. “Kegiatan ini sangat bermanfaat terutama bagi siswa. Mereka dapat menuangkan bakat dan minat sesuai dengan skill masing-masing,” akunya.

Baca juga:  Ajak Mendongeng Ratusan Siswa Difabel

Acara yang berlangsung di Gedung Bulog, Minggu (19/6) ini, dimeriahkan oleh semua siswa dari SD IT Bina Amal. Seperti pidato empat Bahasa, musikalisasi puisi, tari kreasi, dan sebagainya. “Siswa disini dididik untuk mempunyai karakter Qurani. Sehingga saat terjun di masyarakat mereka bisa diandalkan,” pungkasnya. (kap/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya