alexametrics

Pelopori Pengembangan Metaverse Perguruan Tinggi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Universitas Bina Nusantara (BINUS) Semarang memelopori pengembangan metaverse di perguruan tinggi di Jateng. Mengusung Metaverse in Bussiness, Binus mendapat respon positif dari berbagai stakeholder termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Pengembangan itu telah dimulai melalui kerjasama yang dijalin dengan WIR Group, perusahaan yang terbilang sukses dalam teknologi metaverse. Sebagai informasi, baru-baru ini WIR Group berhasil menggandeng Bank Milik Negara (Himbara).

Metaverse yang ramai diperbincangkan baik di dunia maya maupun nyata ini terbagi dalam beberapa jenis. Mulai dari Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Artificial Intelligence (AI). Kerja sama itu sebagai bentuk pengembangan SDM unggul di perguruan tinggi.

Baca juga:  Tahun Ajaran Baru, Pembelajaran Jarak Jauh Lagi

Hal ini sejalan dengan misi Binus Semarang yang mengedepankan teknologi dan inovasi. Dibuktikan melalui program Studi Computer Science, Information Systems, Industrial Engineering, dan Visual Communication Design. Lalu program online untuk Akuntansi, Teknik Industri, Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Business Management.

“Ini semua dapat mendukung fenomena teknologi informasi terkini yaitu metaverse,” ungkap Rektor Bunis University Harjanto Prabowo kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kampus Binus yang telah dibuka di Semarang disebut memiliki kualitas yang sama dengan kampus di Jakarta maupun dearah lainnya. Mulai fasilitas, sistem, kualifikasi dosen, hingga akreditasi yang diterima pun sama.

Dengan minor atau keunggulan pengembangan metaverse yang diusung, pihaknya berharap mahasiswanya di luar kota dapat mencicipi perkuliahan dengan teknologi masa depan itu di Semarang selama 1-2 semester. “Jadi supaya mahasiswa bisa meningkatkan mindset dan melatih mobilitas,” imbuhnya.

Baca juga:  PSIS Beberkan Skenario Terburuk Jika Liga 1 Dihentikan Permanen

Dari terget 328 mahasiswa baru, pihaknya telah menerima sekitar 120 mahasiswa. Perkuliahan akan dimulai 23 September mendatang. Hingga kini pihaknya masih terbuka untuk menerima mahasiswa baru.

Harjanto mengapresiasi kesempatan dan kepercayaan yang diberikan untuk terus berkarya di kampus dengan lahan 72 hektare tersebut. Dukungan dari semua stakeholder dan masyarakat Jateng sangat berarti baginya.

“Khususnya Kota Semarang yang juga kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia,” ucap Stephen Wahyudi Santoso, president of BINUS Higher Education. (taf/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya