alexametrics

Ditantang Atlet Catur PON Jateng, Rektor Unnes: Dari Tiga Babak Saya Kalah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) memusatkan konsentrasinya saat menjalankan bidak catur. Beberapa kali ia menghitung dan mempertimbangkan langkah yang akan diambil. Maklum, orang nomor satu di Unnes ini ditantang Zahra Chumaira Amelia Hanafin.

Zahra merupakan atlet catur kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) Jateng sekaligus mahasiswa Pascasarjana Unnes. Pertandingan tersebut berjalan seru, saling bertukar serangan dan strategi. Meski digelar sebagai pertandingan uji coba, namun keduanya harus mengeluarkan segenap kemampuan terbaik untuk saling mengalahkan.

“Dari tiga babak saya kalah. Babak pertama, target saya bisa remis (seri, red), namun karena ada salah langkah, jadi kalah. Di babak kedua juga kalah. Babak ketiga waktunya sudah habis, dengan posisi saya kalah juga,” kata Fathur usai melakukan pertandingan catur kemarin.

Baca juga:  Tak sekadar Bersepeda, Komunitas Diajeng Semarang Punya Misi Khusus

Fathur mengakui jika Zahra memiliki kemampuan luar biasa. Dari segi pengalaman, jam terbang, pecatur wanita yang saat ini menyandang status Woman Fide Master (WFM). Punya kamampuan tinggi dan diharapkan bisa menyumbangkan medali ketika bertarung di PON XX Papua 2021.

“Atas nama Unnes, saya mengucapkan selamat berjuang kepada para atlet dan pelatih dalam arena PON XX Papua. Kami akan selalu mendukung kepada atlet dan pelatih. Maka saya berharap para atlet bisa sungguh-sungguh berjuang untuk Unnes dan juga Jawa Tengah,” tutur Prof Fathur.

Unnes, kata dia, siap mengganjar bonus berupa beasiswa atau gratis uang kuliah bagi peraih medali emas, perak, maupun perunggu. Prof Fathur juga berpesan agar saat bertanding, para mahasiswa bisa betul-betul fokus pada pertandingan dan memberikan performance terbaik.

Baca juga:  Bentuk Empat Kelompok Wujudkan Toilet Sehat

Sementara itu, Zahra mengakui kemampuan Prof Fathur sangat baik. Bahkan ia sempat kewalahan pada babak pertama. Dia berharap pada pelaksanaan PON XX mendatang, tim catur Jateng bisa meraih medali emas. PON sebelumnya berhasil meraih medali perak. “Saya mohon dukungan dan doa restu,” tambahnya.

Tercatat ada sebanyak 71 atlet dari Unnes, yang akan mengikuti 23 cabang olahraga (cabor) pada PON XX Papua. Di antaranya cabor Anggar, Angkat Besi, Atletik, Bola Tangan, Bola basket Gulat, Sepakbola, Softball, Tarung drajat, Senam, Hoki, Pencak Silat, Wushu, Muaythai, Panahan, Taekwondo, Renang, Selam, Sepatu roda, Karate, Tinju, Menembak, dan Catur. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya