alexametrics

Unwahas Sabet Dua Rekor Prestasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) mengapresiasi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang dengan dua rekor sekaligus. Yakni, Unwahas menggelar Tabligh Akbar Kebangsaan secara virtual yang diikuti oleh peserta berbagai negara terbanyak. Dan ucapan Dies Natalis ke-21 Unwahas dengan aplikasi Twibbon terbanyak.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Direktur Leprid Paulus Pangka dalam tasyakuran Dies Natalis ke-21 Unwahas yang digelar di Aula Gedung Dekanat Unwahas, Minggu (8/8/2021).

Rektor Unwahas Semarang Prof KH Mudzakir Ali mengatakan, tabligh akbar internasional itu merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan yang digelar secara virtual. “Dalam kegiatan itu, komunitas muslim yang tinggal di berbagai belahan dunia memenuhi undangan kami. Ternyata momentum ini dicatat Leprid sebagai sebuah prestasi yang belum pernah dicapai lembaga manapun,” kata Prof  Mudzakir kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia mengungkapkan, dalam event itu peserta tabligh akbar mengikuti taushiyah yang disampaikan Rais PBNU KH Bahaudin Nursalim (Gus Baha). Setelah selesai, beberapa peserta yang merepresentasikan jamaah, diaspora, PCINU di luar negeri dan pejabat diplomat diberikan kesempatan menyampaikan testimoni.

Baca juga:  Transparansi dan Akuntablitas Tetap Jadi Komitmen Pemkot Semarang

“Di antara mereka menyebutkan bahwa momentum tabligh akbar ini sebagai pengganti silaturahim NU internasional yang diadakan setiap menjelang musim haji oleh PCINU Saudia Arabia bersama PBNU. Tahun ini, agenda itu ditiadakan karena pandemi,” jelasnya.

Ketua Umum dan Pendiri Leprid Paulus Pangka mengatakan, dua penghargaan ini merupakan apresiasi atas terlaksanakan tabligh akbar kebangsaan yang diikuti atau dihadiri oleh negara terbanyak secara virtual dari 5 benua. Ini baru pertama kali diselenggarakan.

Selain itu, foto aplikasi menggunakan ribbon yang diikuti oleh 2.500 peserta yang dibuat para mahasiswa, alumni, diaspora, dan segenap civitas akademika.

“Negara-negara yang turut berpartisipasi antara lain Belanda, Perancis, Inggris, Jerman, Belggia, Rusia, Irlandia, Turki, Mesir, Maroko, Sudan, Syria, Yaman, Qatar, Libanon, Korea Selatan, Jepang, India, China, Pakistan, Malaysia, Afganisthan, Indonesia, Taiwan, Australia, dan Kanada,” imbuhnya. (cr5/ida)

Baca juga:  Undip Dirikan Pusat Kajian Kejaksaan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya