alexametrics

Bangkit dengan Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan dampak sangat luar biasa di berbagai aspek, salah satunya sektor pariwisata, ekonomi kreatif (parekraf), serta bidang seni budaya nusantara. Bahkan kehidupan seni budaya harus sempat terhenti. Padahal seni budaya tidaklah sekadar hiburan semata, tetapi juga sebagai alat pemersatu bangsa.

“Pemersatu bangsa dapat dilakukan dengan suguhan kearifan lokal yang harus terus diperkenalkan, dan dilestarikan ke generasi penerus bangsa kita,”tuturnya saat memberikan sambutan di acara gelar karya secara virtual yang diadakan mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa (15/6/2021).

Sandiaga menjelaskan, untuk membangkitkan kembali sektor Parekraf yang sempat terpuruk dapat dilakukan dengan tiga strategi utama telah diterapkan oleh Menparekraf, yaitu inovasi , adaptasi, serta kolaborasi.”Inovasi diterapkan melalui pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan event online maupun hybrid,” tambahnya.

Baca juga:  Sandiaga Uno Tertarik Bangun Perjalanan Wisata Borobudur-Situs Liyangan

Selain itu,  lanjut dia, adaptasi dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan CHSE (cleanness, health, safety, and environmental sustainability) sehingga event-event budaya nusantara di Indonesia bisa terselenggarakan dengan lebih aman, dan nyaman.

“Kolaborasi diterapkan dengan adanya kerja sama antar stakeholder ,sinergi dalam penyelenggaraan event saat ini, sehingga pentahelic bisa diimplementasikan dengan optimal dan maksimal,” tuturnya.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman mengatakan, Covid-19 tidak menghalangi mahasaiswa Unnes untuk berkarya, seperti yang dilakukan mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Prodi Pendidikan Tata Kecantikan, Prodi Pendidikan Tata Boga, dan Prodi Pendidikan Tata Busana ini.

Dengan inovasi tersebut, lanjut dia, kebudayaan  Indonesia bisa dikenal oleh seluruh dunia melalui kemasan di era new normal melalui gelar karya virtual ini.”Saya berharap apa yang dilakukan ini bisa menginspirasi,  kreativitas upaya untuk memberikan jalan terbaik dalam menumbuhkan insan dari sebuah perguruan tinggi,” katanya.

Baca juga:  Wali Siswa Tanam Pohon Bareng dalam Perayaan HUT SMPN 42 Kota Semarang

Ketua Jurusan PKK Unnes Dr Sri Endah mengatakan, gelar karya secara virtual ini mengangkat tema Transformasi Budaya Nusantara di Era New Normal.  “Kegiatan ini sengaja digelar untuk mengangkat kebudayaan Indonesia yang telah ditransformasi atau dimodernisasi ke era new normal di tengah situasi Covid-19,” katanya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya