alexametrics

Kenang Jasa Pahlawan, Nyanyikan Indonesia Raya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Memperingati jasa para pahlawan di Hari Kebangkitan Nasional, civitas akademika SMP Negeri 39 Semarang dan puluhan peserta didik serentak ikut menyanyikan Indonesia Raya pukul 10.00, Kamis (20/5/2021). Ceremoni penyanyian lagu dilakukan di depan kantor, lapangan upacara dan aula sekolah.

Muhammad Hasan Budisulistiyo sebelumnya telah merencanakan upacara peringatan hari bersejarah tersebut. Lantaran adanya imbauan dari Gubernur Ganjar Pranowo. “Pas apel pagi bersama guru dan pegawai saya beri briefing, nanti rencana menyanyikan lagu kebangsaan secara serentak,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Saat itu puluhan siswa datang ke sekolah untuk menyelesaikan tugas. Pukul 09.50 semua yang berada di sekolah keluar sejenak untuk persiapan. Sekitar 100 orang menghadap tiang dan memandang bendera. Tepat pukul 10 bel dibunyikan dan semua mulai menyanyikan Indonesia raya dengan diiringi musik.

Baca juga:  Tingkatkan Pemahaman Sifat-Sifat Segi Empat melalui Puisi dan Lagu

Mulai dari guru, pegawai, murid, wali murid hingga pedagang kaki lima di dekat sekolah ikut berdiri tegap dan bernyanyi dengan khidmat. Tak terkecuali tukang bakso yang berdiri di gerbang sekolah. Nyanyian ditutup dengan hormat secara serentak. Lalu semua kembali melanjutkan aktivitasnya.

Menurut Hasan, ceremoni bernyanyi bersama di hari besar cukup menghidupkan kembali susasana sekolah seperti di hari normal. Pihaknya menyampaikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional diperlukan untuk menambah semangat menghadapi pandemi yang masih terus mewabah. Khususnya untuk peningkatan kualitas pendidikan dengan pembelajaran digital yang kreatif dan inovatif. Dengan begitu peserta didik tak mudah bosan dan jenuh saat belajar.

“Nggak ada anak yang bandel di sini, yang ada mereka mulai bosan terus jadi malas dan lalai. Makanya kita harus terus membuat pembelajaran yang inovatif,” imbuhnya.

Baca juga:  Pembelajaran IPA Menjadi Menyenangkan dengan Metode Index Card Match

Uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) selama dua minggu kemarin juga sukses terlaksana di sekolahnya. Saat diperiksa swab secara acak oleh pihak Puskesmas Lamper Tengah semua negative. Ia berharap tahun ajaran baru mendatang semua tingkat kelas bisa mengikuti PTM bisa tak ada kendala. (cr1/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya