alexametrics

Bentuk Generasi Milenial Unggul dan Hebat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Bekal kemampuan menulis dan fotografi yang dimiliki pelajar akan membentuk generasi milenial yang unggul dan hebat. Hal ini menjadi tema utama Pelatihan Jurnalistik Pelajar di Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 21 Semarang, Selasa (10/12). Kegiatan hasil bekerja sama SMPN 21 Semarang dengan Jawa Pos Radar Semarang ini memberikan pembelajaran menulis dan fotografi.

MEMOTRET OBJEK : Fotografer Jawa Pos Radar Semarang Nurchamim mengarahkan siswa untuk memotret objek ukuran kecil. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEMOTRET OBJEK : Fotografer Jawa Pos Radar Semarang Nurchamim mengarahkan siswa untuk memotret objek ukuran kecil. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Kepala SMPN 21 Semarang Drs Suwarno Agung Nugroho MM menyampaikan pesan agar siswa-siswinya terus meningkat diri. “Anak-anakku, kegiatan ini kesempatan berharga bagi kalian semua. Karena apa? Sekarang ini kemampuan kita menuangkan gagasan, ide, dalam bentuk tulisan maupun reportase, sangat penting. Maka, mulai sekarang kita membekali diri dengan kompetensi. Siapa tahu juga, kalian berkesempatan menjadi wartawan,” paparnya saat membuka kegiatan Pelatihan Jurnalistik Pelajar di ruang serbaguna Labcom SMPN 21 Semarang, Jalan Karang Rejo Raya No12, Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik.

Baca juga:  63 Peserta UTBK SBMPTN Unnes Tak Hadir

Suwarno Agung Nugroho berharap, pengalaman ini bisa menjadikan siswa sebagai agent of change. Yakni agen perubahan yang membawa hal–hal positif. Bagi teman – temannya, bagi lingkungannya. Ilmu yang didapat ditularkan kepada yang lain. “Lewat pelatihan ini juga membentuk individu luar biasa. Seperti moto kita SMP 21: Maju, Mandiri, Aspiratif, Jujur, Unggul,” pangkasnya.

Pelatihan jurnalistik diikuti 55 siswa dari kelas VII, VIII dan IX. Terdiri anggota jurnalis sekolah, pengurus OSIS dan perwakilan kelas. Materi disampaikan tim redaksi Jawa Pos Radar Semarang. Yakni Redaktur Pratono dan Fotografer Nurchamim. Selain menulis dan fotografi, pelatihan juga dirangkai dengan materi pelatihan lainnya serta kegiatan kunjungan.

Pembahasan penulisan berita yang disampaikan Pratono, mendapat perhatian serius siswa. Usai pemaparan, beberapa siswa menanyakan tentang berita. “Apakah isi dari sub judul, dan apakah sub judul itu harus ada?” tanya Dave Alexander Nathanael, siswa kelas IX mantan ketua OSIS . Siswa lainnya anggota Jurnalis Sekolah, Margareta Damai, bertanya apa dilakukan saat wawancara. “Sebelum wawancara dan menulis, kalian harus sudah punya outline. Apa data yang diperlukan. Sehingga tulisannya nanti lengkap dan sesuai,” jelas Pratono.

Baca juga:  Terpikat Dunia Cosplay

Dalam sesi fotografi, Nurchamim mengajak siswa mempraktikkan materi big shoot dan medium shoot. Setiap siswa antusias memotret diecast atau objek kecil lain yang diletakkan di depan kertas putih polos ukuran A3. Ada yang menggunakan kamera DSLR, mirrorless, maupun kamera telepon genggam. “Kalau big shoot semua bagian objek depan kalian ini dipotret. Kalau medium shoot fokus pada bidang yang ingin ditonjolkan,” jelas Nurchamim saat mendampingi siswa. (fiq/sct/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya