alexametrics

SMP 36 Menuju Sekolah Sehat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Upaya SMP Negeri 36 Semarang menuju “Sekolah Sehat” terus dilakukan. Langkah-langkah nyata seperti praktik dalam kurikulum pembelajaran sudah dilaksanakan.

“Saya membantu wakil kepala sekolah untuk menjalankan kurikulum berbasis lingkungan. Misalnya, sebelum memulai pelajaran siswa diwajibkan untuk menyapu ruang kelas. Setelah selesai menyapu, proses belajar dimulai,” ujar staf kurikulum Yuni Mintarsih.

Mintarsih menambahkan, proses belajar menjadi nyaman ketika ruangan bersih. Siswa diwajibkan melepas sepatu sebelum memasuki ruang kelas. “Ketika ruangan bersih, semangat belajar anak-anak juga bertambah. Mereka juga diwajibkan untuk membawa botol tumbler dari rumah sendiri. Sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik,” ujar Guru kelas 8 dan 9 tersebut.

Kepala SMP Negeri 36 Aminah Kurniasih mengatakan, sekolah sehat merupakan program dari Dinas Pendidikan Kota Semarang. Berbagai upaya menuju sekolah sehat terus digaungkan.
“Karena kami baru memulai, aksinya dari hal-hal kecil. Seperti membuang sampah pada tempatnya. Memilah sampah berdasarkan jenisnya. UKS dimanfaatkan untuk pemeriksaan siswa. Dampaknya, telinga anak-anak jadi bersih, kuku juga menjadi rapi,” tuturnya.
Dulu lingkungan sekolah sangat gersang. Saat itu belum ada langkah nyata dari semua warga sekolah. Tetapi, kerja keras semua elemen saat ini membuahkan hasil. Lingkungan sekolah perlahan disulap menjadi ruang hijau.

Baca juga:  Tuangkan Bakat Siswa Lewat Pentas Seni

Sudut-sudut sekolah disulap menjadi vertical garden. Pot-pot kecil dipajang di depan aula dan sudut kelas. Kantin sekolah juga sudah tak menggunakan plastik sebagai wadah jajanan. WC juga selalu dibersihkan secara rutin “Menanamkan pemahaman tentang sekolah sehat kepada anak-anak tentu tidak mudah. Harus ekstra sabar. Tapi kami komitmen pasti bisa. Gaung “Sekolah Sehat” juga masuk dalam kurikulum pendidikan. Sekolah sehat, anaknya juga hrs sehat,” tambah kepala sekolah asli Tegal tersebut.

Sekolah sehat, siswanya juga harus sehat. Sehat lingkungannya, sehat perilakunya dan sehat sikapnya. Perilaku sehat juga harus disampaikan dalam sikap siswa. Berkata juga yang sopan dan rapi dalam berpakaian. Ketiga unsur itu harus selaras dengan ucapan, sikap dan perilaku.
Salah satu siswa, Syifa kelas 8F mengutarakan upaya sekolah untuk menjadi sekolah sehat didukung penuh. Ia berharap sekolahnya bebas dari sampah plastik dan sampah yang susah diurai. Sekolah juga semakin bersih dan semakin hijau. “Kegiatan ini dilakukan setiap hari. Semoga sekolah saya menjadi sehat terhindar dari sampah plastik.” Ujarnya. (cr2/ton)

Baca juga:  Sekolah Virtual, 30 Persen Tatap Muka

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya