alexametrics

Metode Penanganan Pengaduan PDAM Semarang Belum Ideal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Metode penanganan pengaduan dan pembayaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sejauh ini dinilai belum ideal.

Terbukti, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengaku masih kerap mendapatkan aduan dari masyarakat di akun media sosialnya. Pasalnya, layanan hotline PDAM sejauh ini kurang memberikan respon.

Hal tersebut disampaikan Hendi –sapaan akrab wali kota- saat menghadiri perayaan HUT PDAM yang ke-110 dan launching aplikasi informasi pelanggan (SI AGAN) di Gedung Joglo PDAM Tirta Moedal, Gajah Mungkur, Selasa (12/10/2021).

“Saya berharap dengan diluncurkannnya aplikasi SI AGAN ini dapat tersosialisasikan dengan baik. Sehingga benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan pelanggan,” kata Wali Kota Hendi kepada Jawa Pos Radar Semarang kemarin.

Baca juga:  PDAM Semarang Terima Seribu Aduan per Bulan

Menurutnya, brand image atau citra perusahaan saat ini sangat penting dalam pengembangan perusahaan. Ia yakin, masyarakat akan senang sekali bila komplain atau pengaduannya langsung ditanggapi. Apalagi dapat membaca meteran sendiri, mengecek tagihan air, bahkan dapat membuka sambungan baru secara online dan mudah.

“Aplikasi ini tentu memberikan kemudahan berinteraksi sesuai kebutuhan pelanggan. Misalnya terjadi masalah, bisa langsung dilaporkan. Lalu, pihak PDAM akan langsung menindaklanjuti. Selain itu, pelanggan juga bisa mengecek meteran dan membayar tagihan secara online,” harap Hendi

Dia tegaskan, PDAM merupakan salah satu BUMD penyumbang deviden terbesar bagi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Semarang. “Puncak dari pembayaran deviden tertinggi ada di Perumda ini di beberapa tahun terakhir. Maka, pelayanannya pun harus prima,” terangnya.

Baca juga:  18 Perusahaan di Jateng Belum Bayar THR

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Yudi Indardo menjelaskan, aplikasi ini merupakan bentuk usaha PDAM dalam memberikan pelayanan yang lebih baik. “PDAM telah menyumbangkan Rp 30 miliar untuk PAD Kota Semarang. Ini tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Semoga tahun ini bisa naik,” jelasnya.

Dalam acara yang dimeriahkan dengan pembagian door price berhadiah utama motor N Max itu dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu. Ia pun sempat dipersilahkan untuk memencet tombol stop di aplikasi pengundian door price. Suara kemeriahan tepuk tangan selepas muncul nama sang pemenang pun memenuhi ruangan. (cr9/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya