alexametrics

Ziarahi Korban Kecelakaan Oknum TNI, Ini yang Dilakukan KSAD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman tak banyak bicara saat berziarah ke makam korban kecelakaan di Nagreg, Handi Saputra dan Salsabila.

Hal itu disampaikan Jajang, orangtua almarhum Handi.”Tadi tak banyak ngobrol, hanya menyampaikan belasungkawa, duka cita saja. Dan memberi semangat ke depannya,” kata Jajang, meski ia sempat jalan bersama Jenderal Dudung dan berziarah bersama ke makam anaknya.

Kata Jajang , ia juga tak banyak bicara kepada Jenderal Dudung. “Saya juga tak menjawab apa-apa saat Pak Jendral berbicara. Saya enggak kuat (masih sedih),” tuturnya. Jajang yang tampak sedih, dirangkul oleh Dudung dan diusap-usap pundaknya.

Di tempat terpisah, Suryati, ibu Salsabila, berterima kasih atas kedatangan Jenderal Dudung.   Sama ketika di rumah Jajang, tutur Suryati,  Jenderal Dudung tak banyak mengobrol. Dudung hanya menyampaikan turut berduka cita saja.

Baca juga:  Peningkatan Potensi Ekonomi Digital untuk Mendukung UMKM

Meski begitu, ucap Suryati, “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Pak KSAD.” Suryati ditemui Jenderal Dudung di rumahnya di Kampung Tegallame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Seperti diberitakan, Handi dan Salsabila tewas setelah ditabrak mobil yang ditumpangi Kolonel P dan dua anak buahnya, Koptu DA dan Kopda Ahmad. Bukannya dilarikan ke RS, tubuh kedua korban malah dibuang di sungai di Cilacap, Jawa Tengah. Diduga, saat ditabrak, keduanya masih hidup. (*/isk)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya