alexametrics

Malang Diguncang Gempa, Terasa hingga Surabaya dan Blitar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Malang – Gempa bumi kembali melanda wilayah Malang Raya. Kali ini gempa terjadi pada Pukul 09.21 WIB. Gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter itu berlokasi di Barat Daya Kabupaten Malang.

Gempa tersebut bahkan dirasakan sejumlah daerah. Mulai dari Surabaya, Ponorogo, Pacitan, Kediri, hingga Blitar.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, gempa tersebut tergolong jenis tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi itu memiliki parameter update dengan magnitudo Mw=5,1.

”Episenter gempa bumi terletak di koordinat 8,81°LS; 112,49°BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 75 km arah selatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jatim, pada kedalaman 98 km,” terang Bambang.

Baca juga:  Omicron Masuk Indonesia, Menkes: Tetap Tenang dan Waspada

Berdasar lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, Bambang memastikan, bila gempa bumi yang terjadi merupakan jenis menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik alias thrust fault.

Guncangan gempa bumi dirasakan di daerah Blitar III-IV MMI. Artinya, pada siang hari yang dapat dirasakan orang banyak dalam rumah. Selain itu, juga terasa di Ponorogo, Malang, Pasuruan, Nganjuk, Mojokerto, Pacitan, Lumajang, Jember, hingga Trenggalek, dengan status II-III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan truk berlalu.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Meski demikian, Bambang memastikan, hasil pemodelan menunjukkan bila gempa bumi kali ini tidak berpotensi tsunami.

Baca juga:  Ruang Bougenville RSUD Ambarawa Paling Terdampak Gempa

Kepala Stasiun BMKG Malang Ma’muri mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dia menyarankan warga agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

”Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yamg membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke rumah,” tutur Ma’muri.

Meskipun tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Gempa tersebut tentu membuat panik warga Malang Raya. Tercermin dari komentar warganet di media sosial twitter @info BMKG.

Akun twitter @chocoxffee menceritakan pengalamannya ketika gempa berlangsung. “Kenceng banget, sampai kanopi sebelah rumah kegesek,” tulisnya.

Akun lainnya @Putri Alfiah juga menuturkan pengalamannya. “Pantes kok kasurku goyang, kirain aku yang gemetaran,” ujarnya.

Baca juga:  Tak Mau Kecolongan, Persebaya Waspadai Kebangkitan Persik Kediri

Tak hanya di wilayah Malang, ternyata getaran gempa juga dirasakan wilayah lainnya. Seperti Tulungagung, Blitar dan Kediri. “Sampai Tulungagung, sebentar tapi kuat banget,” tutur akun twitter @awknang.

Akun Instagram @halopii_01 menyebut, gempa di kawasan Bantur, Kabupaten Malang juga terasa cukup kencang. Sampai saat berita ini diturunkan, belum ada laporan lebih lanjut mengenai kerusakan yang terjadi akibat peristiwa tersebut. (jawapos.com/Radar Malang/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya