Tak Puas pada Pemerintah, warga Pekalongan Bisa Lapor ke SP4N-LAPOR

126
LATIHAN: Para operator perwakilan dari OPD se Kota Pekalongan saat mengikuti pelatihan, di kantor Kominfo, Senin (11/11). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LATIHAN: Para operator perwakilan dari OPD se Kota Pekalongan saat mengikuti pelatihan, di kantor Kominfo, Senin (11/11). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) bekerjasama dengan Bagian Organisasi dan Inspektorat Kota Pekalongan ingin memastikan admin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Pekalongan bisa bekerja dengan tanggap dan cepat dalam menerima aduan masyarakat.

Untuk itu, mereka terus dilatih, salah satunya dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR!) versi 3.0 untuk di Ruang BLC Dinkominfo Kota Pekalongan, Senin (11/11).

“Tugas pemerintah adalah melayani publik, SP4N Lapor! inilah yang akan menjadi wadah aduan masyarakat atas ketidakpuasan pelayanan pemerintah sehingga admin OPD harus cepat dan tanggap memberikan respon dan jawaban,” terang Sekretaris Dinkominfo Kota Pekalongan, Drs Kisworo Poso MSi.

Yang mana, bimbingan teknis yang mengusung SP4N Lapor! Untuk Pelayanan Publik yang lebih baik ini akan berlangsung selama 4 hari mulai 11-14 November 2019 dikuti 89 OPD.
Sebab, katanya, kalau masyarakat tidak puas akan mengadu, tentu para admin OPD dituntut untuk menguasai SP4N Lapor! ini karena aduan ini akan sampai di Kemenpan RB, Staf Kepresidenan RI, dan ombudsman yang mengawasi.

“Para admin OPD harus memanfaatkan bimbingan teknis ini dengan sebaik-baiknya, agar implementasi SP4N Lapor! atau penanganan pengaduan nantinya dapat cepat tertangani,” jelas Kisworo.

Lanjut Kisworo menerangkan, Pemerintah Kota Pekalongan memiliki banyak pelayanan, di samping itu tuntutan masyarakat adalah mendapatkan pelayanan cepat. Ditambah lagi masyarakat saat ini inginnya serba instan, padahal instansi pemerintah memiliki aturan yang berlaku.“Semoga pelayanan publik di Kota Pekalongan semakin baik, cepat dan tanggap menangani pengaduan,” tegas Kisworo.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sistem Informasi dan Persandian (PSIP) Dinkominfo Kota pekalongan, Harry Rudiyanto SKom MM menyampaikan bahwa bimbingan teknis ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi SP4N Lapor! di Kota Pekalongan, pelatihan tingkat nasional bersama Kemenpan RB, dan pelatihan bagi admin Kota Pekalongan.“Ada 18 dari 89 OPD dan instansi pelayanan yang diundang atau sasaran SP4N Lapor!, dan akan dilanjutkan empat hari ke depan,” terang Harry. (han/bas)