Aset Kospin Jasa Capai Rp 4,87 T

356
PENGHARGAAN: Sejumlah anggota Kospin Jasa menerima penghargaan dari pengurus saat RAT, Sabtu (28/3). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGHARGAAN: Sejumlah anggota Kospin Jasa menerima penghargaan dari pengurus saat RAT, Sabtu (28/3). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGHARGAAN: Sejumlah anggota Kospin Jasa menerima penghargaan dari pengurus saat RAT, Sabtu (28/3). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN – Perkembangan bisnis yang semakin maju membuat aset Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa kini mencapai Rp 4,87 triliun. Alhasil, Kospin Jasa pun dinobatkan sebagai koperasi terbaik di Indonesia.

Ketua Umum Kospin Jasa Andy Arslan Djunaid mengungkapkan, sebelumnya pada 2010, aset koperasi yang dipimpinnya baru mencapai Rp 1,9 triliun. Pada 2011, meningkat menjadi Rp 2,6 triliun. Dana simpanan yang dimiliki sekitar Rp 2 triliun, dan pinjaman yang disalurkan sekitar Rp 2 triliun.

“Pada 2014 meningkat mencapai Rp 4,87 triliun, dengan dana simpanan mencapai Rp 3,4 triliun. Kami sudah memiliki 117 kantor dengan 1.326 karyawan. Yang tersebar di 90 kantor cabang di beberapa daerah di Indonesia. Pembiayaan kami berikan kepada lebih dari 200 ribu orang pelaku usaha,” ungkapnya saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-41 Kospin Jasa di Gedung HA Djunaid kompleks Pondok Pesantren Modern Alquran Buaran, Sabtu (28/3).

Pada 2014, lanjut dia, kondisi Kospin Jasa tidak sebagus tahun sebelumnya, karena pengaruh musibah bencana alam. Pihaknya terpaksa menutup kantor di Jogja, karena dampak erupsi Gunung Kelud. Demikian juga saat banjir melanda Jakarta hingga Pasar Klewer Solo terbakar yang juga mengenai kantor cabang Kospin Jasa. Tak hanya itu, hajatan politik berupa pemilu juga berpengaruh kurang baik bagi dunia usaha.

Namun, menurutnya, Kospin Jasa tetap bertahan melewati sejumlah kendala tersebut. Lima tahun terakhir banyak pencapaian yang diraih, termasuk kemajuan teknologi informasi dalam pelayanan. Lebih dari 15 produk diluncurkan, di antaranya mobil kas keliling, M-jasa (aplikasi mirip M-banking) dan tablet kasir keliling.
“Kami juga luncurkan pinjaman baru, Tabungan Prima, dan Simpanan Tabungan Imlek,” katanya.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Anak Agung Ngurah Puspayoga saat menghadiri RAT Kospin Jasa mengapresiasi perkembangan usaha dan aset Kospin Jasa. Menurut mantan Wali Kota Denpasar itu, Kospin Jasa bisa dijadikan contoh bagi koperasi lainnya.

Pihaknya meminta manajemen untuk menambah target jumlah anggota. Semakin banyak anggota, perkembangannya diharapkan akan semakin bagus. “Kalau ada koperasi di seluruh kabupaten/kota, masyarakat Indonesia akan lebih sejahtera. Sebab, juga bisa membantu UKM yang ada,” ucapnya.

Dalam acara itu juga diluncurkan kartu Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yang bisa digunakan untuk membantu para pelaku UKM dalam mengurus perizinan. Sehingga, memangkas birokrasi. “Selain itu tidak bayar. Kami sudah action , tidak sosialisasi lagi. Peluncuran ini yang keenam kalinya, sebelumnya di Denpasar, Malang, Maros Sulsel, Sragen dan Belawan,” katanya. (han/aro)