Jalur Menanjak Truk Terguling

84
TERGULING -  Petugas Polres Pekalongan memberikan bantuan dan rekayasa lalu lintas di jalur Sibelis Desa Tenogo, Paninggaran, agar tidak terjadi kemacetan panjang. (IST)
TERGULING -  Petugas Polres Pekalongan memberikan bantuan dan rekayasa lalu lintas di jalur Sibelis Desa Tenogo, Paninggaran, agar tidak terjadi kemacetan panjang. (IST)

RADARSEMARANG.ID, KAJEN – Kecelakaan kembali terjadi di jalur Dukuh Sibelis Desa Tenogo Kecamatan Paninggaran. Truk  H 1469 YG terguling karena tak kuat menanjak. Pengemudi truk, Karyoto, 35, warga Karanganyar Patikraja, Kabupaten Banyumas mengalami luka-luka di tangan dan memar di wajah. Menurutnya truk terguling karena tidak kuat menanjak di jalur tersebut. Padahal saat itu ia sudah berupaya mengganjal ban bagian belakang. Namun truk yang bermuatan rambu-rambu lalu lintas tetap terguling.

Diduga muatan truk melebihi kapasitas ditambah jalan menikung tajam dan licin setelah diguyur hujan. “Yang jelas jalannya menikung dan tanjakannya cukup curam, sehingga truk dengan muatan berlebih pasti terguling. Terlebih jalannya licin setelah hujan,” ungkap Karyoto.

Sementara itu, Sekretaris  Camat Paninggaran Edi Yuliantoro Minggu (1/12) mengatakan truk yang bermuatan rambu-rambu lalu lintas tersebut terguling, diduga karena tidak kuat saat menanjak di lokasi kejadian. Dalam kejadian  tidak ada korban jiwa, namun akibat tergulingnya truk, arus lalu lintas sedikit tersendat.

Menurutnya setiap kali ada kecelakaan lalu lintas di jalur Sibelis, pihaknya selalu koordinasi dengan Satlantas Polres Pekalongan dan Polsek Paninggaran, untuk memberikan bantuan dan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang, karena jalur Sibelis adalah jalur yang padat.

“Kami mengimbau kepada pengemudi rruk yang bermuatan berat untuk berhati-hati, ketika melintas di lokasi tanjakan. Usahakan muatan tidak melebihi batas tonase, sehingga peristiwa serupa tidak terjadi lagi. Terutama usai hujan semua kendaraan harus ekstra hati-hati. Karena licin dan sering terjadi longsor,” kata Edi. (thd/lis)