Pelayanan  PDAM Dikomplain, Ini Reaksi Komisi B

161
SIDAK: Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan melakukan sidak di PDAM Tirta Kajen kemarin. (Ist)
SIDAK: Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan melakukan sidak di PDAM Tirta Kajen kemarin. (Ist)

RADARSEMARANG.ID, KAJEN – Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, menggelar sidak ke kantor PDAM Tirta Kajen di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan kemarin. Sidak tersebut terkait pelayanan perusahaan pelat merah tersebut kepada masyarakat.

Dewan mengaku, hampir setiap hari menerima keluhan dari masyarakat terkait buruknya pelayanan PDAM Tirta Kajen. Mulai dari air sering mati, tagihan yang tiba-tiba naik, hingga tidak adanya respon dari PDAM terkait berbagai keluhan tersebut.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul mengungkapkan bahwa sidak tersebut menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait buruknya pelayanan PDAM Tirta Kajen. Dalam kesempatan tersebut deewan memberikan banyak masukan dan saran. Agar kinerja PDAM Tirta Kajen lebih maksimal. Dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Tadi kita minta penjelasan dari Direktur PDAM Tirta Kajen terkait potret PDAM yang terkini. Seperti apa neraca keuangan dan seperti apa kontribusi kepada pemerintah daerah dan kepada masyarakat. Kita memberikan banyak masukan, karena banyak yang harus dibenahi,” ungkap Sumar Rosul.

Sumar juga mengatakan agar PDAM Tirta Kajen dapat memaksimalkan potensi sumber mata air. Mengingat selama ini sumber air di Kabupaten Pekalongan justru dimaksimalkan dari luar daerah.

Menurutnya, PDAM Tirta Kajen juga harus bekerja sama dengan pihak ketiga. Untuk penataan menajemen maupun teknik. Sehingga pendistribusian air bisa tertata dengan baik dan pelaaynan masyarakat lebih maksimal.

“Dengan data base pelanggan tersebut, bisa dilihat mana yang sudah terlayani dengan baik dan mana yang belum. Sehingga nanti bisa diselesaikan permasalahannya,” kata Sumar Rosul.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Kajen Nur Wachid menuturkan, sebagai salah satu BUMD membutuhkan sinergitas antara legislatif dan eksekutif. Saat ini pihaknya sedang mengevaluasi dan mengkaji terkait permasalahan dan potensi yang ada di PDAM Tirta Kajen. Agar ke depan bisa menjadi lebih baik.

“Kami membuka  komunikasi yang bisa mengarah kepada pertumbuhan cakupan layanan. Karena itu salah satu dari target pelayanan di PDAM Kajen. Banyak hal yang tadi disdiskusikan. Dan ini sebagai langkah awal dan modal yang bagus untuk kami ke depan,” jelas Nur Wachid. (thd/zal)