Musim Hujan, Jalur Pantura Pekalongan Mulai Berlubang

783
MEMBAHAYAKAN : Jalan rusak berlubang di Jalan Raya Pantura Sipait, Sragi, Kabupaten Pekalongan, membahayakan pengendara bermotor. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEMBAHAYAKAN : Jalan rusak berlubang di Jalan Raya Pantura Sipait, Sragi, Kabupaten Pekalongan, membahayakan pengendara bermotor. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEMBAHAYAKAN : Jalan rusak berlubang di Jalan Raya Pantura Sipait, Sragi, Kabupaten Pekalongan, membahayakan pengendara bermotor. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEMBAHAYAKAN : Jalan rusak berlubang di Jalan Raya Pantura Sipait, Sragi, Kabupaten Pekalongan, membahayakan pengendara bermotor. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Sejak musim hujan yang airnya kerap membanjiri Jalan Pantura di Kabupaten Pekalongan, menyebabkan beberapa ruas jalan mulai berlubang dan sulit dilalui pengendara roda dua. Terutama di Jalan Raya Sragi, Sipait dan Rembun.

Seperti lubang besar dengan lebar 1,5 meter dan kedalaman 20 sentimeter, di Jalan Raya Sipait, depan Pabrik PT Pisma Putra. Kemudian di pertigaan Jalan Raya Kepatihan Wiradesa, banyak truk besar kerap mengalami patas as. Lebih berbahaya saat hujan deras, lubang jalan tersebut tertutup air hujan, sehingga banyak pengendara roda dua yang terperosok dan jatuh.

Mulyadi, 43, petugas keamanan PT Pisma Putra yang setiap hari bertugas mengatur lalu lintas keluar masuk kendaraan karyawan pabrik mengungkapkan bahwa banyaknya lubang di jalan pantura, banyak truk yang mengalami kecelakaan dan berhenti di depan pabrik. Biasanya mengalami ban pecah atau patah as.