Beranda Metro Pekalongan Batang Listrik Ngadat, Simulasi UNBK Terganggu

Listrik Ngadat, Simulasi UNBK Terganggu

0
Listrik Ngadat, Simulasi UNBK Terganggu
DAMPAK LISTRIK PADAM:  Siswa dan siswi SMPN 4 Bandar belajar di sekitar sekolah, saat listrik padam. Simulasi UNBK pun tertunda. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Kabupaten Batang, tak berjalan lancar. Penyebabnya, listrik padam. Sejumlah sekolah tetap melanjutkan UNBK dengan menunggu listrik menyala. Namun tak sedikit yang membatalkan.

Listrik padam terjadi saat tahap kedua. Kurang lebih berlangsung selama satu jam. “Dari pantuan kami, ada di tiga wilayah di daerah Batang Selatan seperti di Bawang, Blado dan Bandarl. Listrik padam sejak pukul 13 30 sampai 14.30. Sehingga simulasi tertunda,” jelas Kabid PP Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Batang, Sabar Mulyono Rabu (13/11).

Dari laporan, setidaknya ada 11 sekolah yang terkendala dengan pemadaman listrik tersebut. Sejumlah sekolah memilih melanjutkan simulasi UNBK setelah listrik menyala. Namun beberapa melanjutkan keesekokan harinya (hari ini). Pasalah ada sejumlah komputer yang eror usai listrik padam.

“Ada beberapa sekolah di tingkat Menengah Atas baik swasta atau negeri yang terkendala dengan pemadaman listrik tersebut namun tidak melapor semua kepada Disdik Kabupaten Batang.

Salah satunya disampaikan Guru SMPN 4 Bandar Harun. Dia mengaku simulasi sesi kedua siang listrik padam. Sehingga, siswa harus menunggu beberapa jam agar bisa melanjutkan simulasi. Karena wajib dan siswa harus paham. Siswa tetap menunggu. “Tadi listrik padam di tempat kami mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, namun siswa kami tetap menunggu agar bisa simulasi,” ujarnya.

Sementara seorang siswa SMK Muhammadiyah Blado Umriah mengatakan, ia bersama teman-temannya gagal menggelar simulasi UNBK karena sekolahnya mengurungkan kegiatan tersebut. Selain disebabkan listrik padam komputer di sekolah tersebut juga terjadi error. Siswa pun dipulangkan. “Tadi sama guru, simulasinya ditunda. Karena komputer mati terus. Jadinya kita dipulangkan,” jelasnya.

Dikonfirmasi, Humas PLN UP3 Pekalongan Christina mengungkapkan, listrik padam terjadi karena ada gangguan di jaringan PLN. Akibat cuaca yang kurang baik. Seperti kondisi angin yang kencang dan kemungkinan ada pohon yang menyentuh jaringan PLN.

“Gangguan yang terjadi tidak terencana. Sehingga kami tidak menerbitkan surat pemberitahuan pemadaman terencana. Kami dari pihak PLN memohon bantuan agar masyarakat tidak menanam pohon di dekat jaringan PLN. Dan memperbolehkan PLN untuk memotong pohon yang dekat dengan jaringan,” harapnya. (han/zal)