alexametrics

RSND Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Demi membantu percepatan vaksinasi yang di galakan pemerintah Kota Semarang, Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) gelar program vaksinasi booster atau vaksinasi tahap ketiga. Vaksinasi kali ini di khususkan untuk para civitas Universitas Diponegoro (Undip) dan warga di sekitar lingkungan Undip.

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Semarang (15/3), pukul 11.00 pasien yang di dominasi mahasiswa sudah mengantre di arealrumah sakit. Para mahasiswa Undip sangat terbantu dengan layanan vaksinasi dengan lokasi yang mudah dijangkau.

“Cukup terbantu. Apalagi lokasinya masih di sekitaran kampus,” ujar  Andika, salah satu mahasiswa yang mengikuti vaksinasi.

Program vaksinasi booster ini telah diselenggarakan sebanyak dua kali. Untuk gelombang pertama dilaksanakan pada 28 Februari hingga 4 maret dan untuk gelombang kedua pada 14 maret hingga 18 maret 2022.

Baca juga:  Divaksin, Dapat Hadiah Sepeda Motor

Pendaftaran vaksinasi RSND dibagi menjadi dua jalur. Jalur pertama bagi seluruh civitas Undip dapat melakukan registrasi melalui sistem internal Undip yakni Single Sign-On (SSO) dan untuk masyarakat umum dapat melalui aplikasi viktori yang disediakan oleh Dinas Kesehatan.

Farmaditya Eka Putra, Dokter Ketua Vaksinasi RSND mengatakan, RSND hanya sebagai perpanjangan tangan dari dinas kesehatan untuk melakukan penyuntikan dan pencarian sasaran vaksinasi. Karena pencarian sasaran untuk vaksinasi ketiga atau booster dirasa cukup sulit.

“Animo untuk masyarakat umum cenderung turun karena tidak diwajibkan seperti vaksin pertama dan kedua. Tetapi untuk antusias mahasiswa cukup tinggi,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang.

Meski dinilai turun pelaksanaan vaksinasi pertama yang dilakukan pihak RSND pada bulan lalu cukup sukses. Dalam sehari RSND dapat melayani pasien hingga 300 orang dan pada penutupan gelombang pertama mencapai 500 orang.

Baca juga:  383 Personel Divaksin Booster

Pada gelombang kedua jumlah pendaftar dibatasi hanya 100 orang/hari yang terbagi atas 60 pasien civitas Undip dan 40 untuk pasien umum. hal ini disebabkan karena pemindahan tempat vaksinasi yang semula berada di laboratorium sentral kini berada di gedung poli umum.

“Karena sekarang dilakukan di poli umum yang tempatnya terbatas. Kuota pasien pun ikut dibatasi,” terangnya

Dalam pelaksanaannya, RSND  secara resmi hanya membuka program untuk vaksinasi booster. Tetapi jika ada pasien yang belum pernah melakukan vaksin atau terlambat mengikuti vaksin. Pihak rumah sakit tetap melayani vaksin tahap satu dan dua. (cr6/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya