alexametrics

Tak Kuat Lapar, Pemerkosa Menyerah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Terduga pelaku pemerkosaan terhadap dua bocah di Desa Purbosono Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo akhirnya menyerahkan diri. Hal ini dilakukan pelaku gara-gara tak kuat menahan rasa lapar saat bersembunyi.

“Iya sudah kita amankan kemarin dari kantor desa setempat,” terang Kapolsek Kertek AKP Eddy Vico Bey saat dikonfirmasi Jumat (12/8)

Ia menjelaskan, terduga pelaku tertangkap pada Minggu (7/8) lalu. Sebelum penangkapan anggota Polsek Kertek yang ditugaskan bekerjasama dengan anggota Polsek Parakan Temanggung, Pemdes dan warga setempat telah mengintai keberadaan pelaku di desanya.

Benar saja, setelah tiga hari dua malam kabur, akhirnya pelaku berinisial P warga Desa Bansri, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung pulang ke rumah. Lantaran khawatir, P akhirnya menyerahkan diri ke aparat desa setempat.

Baca juga:  Sedimentasi DAS Serayu Makin Tinggi

“Untuk antisipasi terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan seperti amuk massa, P langsung diamankan pihak Polsek Parakan,” ujarnya.

Setelah mendengar informasi tersebut, Polsek Kertek langsung menjemput P dari Polsek Parakan. Sebab lokasi pemerkosaan berada di Kecamatan Kertek.

Sebelum menyerahkan diri, lanjut Eddy Vico, pelaku ketakutan karena tahu sedang dikejar polisi dan warga. Ia sempat sembunyi di area bertebing yang tidak jauh dari rumahnya.

“Keluarnya P diduga karena merasa kelaparan setelah 3 hari 2 malam tidak makan,” ungkap Eddy.

Berdasarkan data dari keolisian, acara pentas kesenian di Dusun Losari, Desa Purbosobo ternyata tidak berizin.

“Kami sangat menyayangkan, pihak penyelenggara pentas kesenian tidak melakukan perizinan, sehingga kami tidak tahu adanya kesenian yang menjadi hiburan masyarakat tersebut,” jelasnya.

Baca juga:  Branding Mi Ongklok jadi Ikon Wonosobo

Ia menjelaskan, adanya izin dari kepolisian akan menjadi langkah antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab aka nada personel kepolisian yang ditugaskan untuk memantau situasi dan kondisi di lokasi acara.

Sepert diberitakan sebelumnya, warga Dusun Losari, Desa Purbosono sempat digegerkan lantaran adanya kasus pemerkosaan yang terjadi pada anak di bawah umur. Kasus tersebut menimpa korban berinisial E, 11 dan U, 10, anak perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Kades Purbosono Gono Sunoto menjelaskan, kejadian itu bermula setelah warga menggelar pentas seni lengger pada Rabu (3/8) lalu. Saat korban hendak pulang ke rumahnya, ternyata dibuntuti oleh terduga pelaku berinisial P di sepanjang perjalanan.

Baca juga:  Sewa Mobil Rental, Lalu Digadaikan

“Jadi dua korban ini dicabuli di lokasi yang berbeda. Korban berinisal E itu dicabuli di lahan pertanian tembakau dan U di lahan pertanian yang sedang ditanami cabai rawit. Tapi posisinya sama-sama di sebelah makam Dusun Losari,” katanya.

Dua korban ini disekap. Kemudian dipaksa untuk masuk ke lahan pertanian. Dua kejadian itu berlangsung sekitar pukul 00.00 sampai pukul 01.00 dini hari, sehingga kondisinya sepi dari aktivitas warga. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya