alexametrics

Embun Upas Tarik Minat Wisatawan ke Dieng

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Selama musim libur sekolah ini, jumlah kunjungan wisata ke Wonosobo naik drastis. Bahkan kenaikan tersebut diklaim mencapai lebih dari 50 persen. Keberadaan embun upas juga jadi daya tarik tersendiri.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo menyebutkan, pascapandemi ini sudah mulai banyak wisatawan yang berkunjung ke Wonosobo. “Dalam beberapa pekan ini memang lalu lintas cukup sibuk dengan banyaknya bus-bus besar yang datang,” terangnya saat dikonfirmasi baru-baru ini.

Agus belum bisa menyebutkan secara rinci tentang jumlah kunjungan wisatawan yang datang. Sebab data masih terus masuk dan belum sempat dihitung. Ia hanya memperkirakan jumlah kenaikan itu lebih dari 50 persen.

Baca juga:  Penyebab Pendaki yang Tewas di Gunung Prau

Hal itu bisa lihat dari arus lalu lintas yang masuk. Sebab setiap memasuki akhir pekan, di beberapa daerah sering mengalami kemacetan. Ditambah, hotel dan home stay di Wonosobo dalam beberapa pekan terakhir selalu penuh.

“Situasi yang begini baru bisa kita lihat memang dalam beberapa minggu belakangan. Terutama lalu lintas di daerah Dieng,” ujarnya.

Adanya kenaikan itu menurutnya dipengaruhi oleh beberapa sebab. Namun yang paling signifikan adalah masa libur sekolah. Sehingga banyak lembaga pendidikan yang berlibur ke Wonosobo.

Selain itu, adanya fenomena embun es atau embun upas juga jadi salah satu penyebab naiknya jumlah kunjungan wisata ke daerah Dieng. Lantaran embun upas tidak bisa dilihat setiap saat. Ia baru akan muncul di masa kemarau yang waktunya relatif singkat.

Baca juga:  Petani Terancam Tak dapat Pupuk Subsidi

“Bulan Juli-Agustus ini biasanya fenomena ini baru akan muncul. Karena di bulan-bulan ini suhu di Dieng mengalami penurunan yang cukup drastis,” jelasnya.

Pelaku Wisata Desa Sembungan Tafrihan membenarkan kenaikan yang signifikan itu. Sebab di minggu pertama Juli 2022 ini jumlah wisatawan yang masuk ke Sembungan mencapai lebih dari 8.000 orang. “Itu hanya dalam sehari saja mas. Kalau rata-rata perhari itu ada sekitar 2.000 sampai 4.000 pengunjung yang datang,” katanya.

Sayangnya, jumlah kunjungan yang signifikan itu kebanyakan terjadi saat memasuki akhir pekan saja. Di hari-hari biasa, jumlah kunjungan itu tak seramai Sabtu dan Minggu. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya