alexametrics

Rekomendasi Diterima setelah Empat Tahun

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) An-Nidzhom di Desa Tlogo Kecamatan Garung akhirnya mendapatkan surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Wonosobo. Surat baru diserahkan Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar Selasa (28/6) setelah ditunggu sekitar empat tahun lamanya.

“Mereka sudah mengajukan sejak tahun 2018 lalu. Tetapi kami baru bisa menyerahkannya hari ini (kemarin red),” ujar Albar.

Menurutnya, keterlambatan ini akibat adanya kendala teknis di birokrasi. Ia berharap jajaran birokrasi bisa mempercepat pelayanan terhadap masyarakat.  Apalagi, persoalan angka putus sekolah di Kabupaten Wonosobo ini masih sangat tinggi.

Sehingga peran dari PKBM akan sangat strategis dalam menampung masyarakat yang belum memiliki ijazah. “Tugas mereka akan banyak menampung pendidikan bagi masyarakat melalui jalur informal. Tentu sumbangsihnya bagi dunia pendidikan cukup penting,” katanya.

Baca juga:  Ratusan Ribu Orang Padati Destinasi Wisata

Sementara Kabid PAUD, Dikmas, Pemuda dan Olahraga Harjanto, mengatakan, Lembaga An-Nidzhom sudah memenuhi syarat untuk berdiri sebagai PKBM. Dengan harapan bisa membantu pemerintah daerah dalam upaya mengentaskan angka tidak sekolah.

Data Kemendikbudristekdikti menyebutkan ada sekitar 3500 orang di Wonosobo yang telah dinyatakan putus sekolah. Dari ribuan itu, baru ada sekitar 600 orang yang menyatakan akan kembali bersekolah.

Meski akan dientaskan melalui jalur formal dan informal. “Dan dari 600an orang tersebut, sebanyak 501 orang akan melanjutkan melalui PKBM. Sementara sisanya akan dientaskan melalui pendidikan formal,” lanjutnya.

Pemilik Lembaga An-Nidzhom, Nur Farida mengatakan sejak 2008 lalu telah menyelenggarakan pendidikan kesetaraan paket semua umur melalui Kemenag. Namun karena berada di bawah naungan Kemenag, mulai 2018 tidak bisa mengantarkan peserta dengan usia 21 tahun ke atas. Sehingga lembaga An-Nidzhom dan sebelas lainnya diharuskan pindah melalui naungan Dinas Pendidikan. (git/ton)

Baca juga:  Masih Ada Siswa yang Takut Ikut Ujian Tatap Muka

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya