alexametrics

GWS dukung gerakan kemandirian ekonomi perempuan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, berkomitmen untuk ambil bagian dalam pemulihan ekonomi di Kabupaten Wonosobo melalui berbagai program. Hal ini untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kemandirian kaum perempuan.

“Dimulai dari optimalisasi peran wanita dalam usaha ekonomi, guna membantu mengurangi tingkat pengangguran yang masih sekarang masih cukup tinggi,” ujar Ketua Ketua GWS Kabupaten Wonosobo, Wahyu Novi Astuti, di pendopo Bupati, Selasa (28/06/2022).

Wahyu Novi menyebut jika dorongan itu akan dimulai dari beasiswa, pelatihan kerja hingga pemberdayaan perempuan. Selain itu GWS juga memberikan program beasiswa bagi siswa yang tidak bersekolah akibat keterbatasan biaya.

“Kami siap memberikan beasiswa bagi anak-anak yang tidak sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga,” tambahnya.

Baca juga:  12 ASN Berebut Tiga Kursi OPD Pemkab Wonosobo

Selain program beasiswa, Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) yang anggotanya terdiri dari pengusaha UMKM, unsur pemerintah dan ibu rumah tangga. Kedepan akan memberikan pelatihan khusus bagi para perempuan sebelum memasuki dunia kerja dengan harapan perempuan lebih bisa mandiri secara finansial dan bisa membantu perekonomian rumah tangga.

“Saat perempuan bisa bekerja melalui kegiatan wirausaha atau berjualan, perempuan bisa memperoleh kebebasan secara finansial dan mandiri, sehingga dengan begitu dapat menyumbang pendapatan rumah tangga,” katanya.

Sementara itu menurut Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, selain bisa menjadi role model, Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) dapat berkolaborasi dengan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Wonosobo dalam mewujudkan kemandirian bidang ekonomi bagi perempuan di Kabupaten Wonosobo.

Baca juga:  Harga Cabai Terus Naik

“Saya berharap GWS langsung melaksanakan program kerja yang telah disusun dalam mendukung kemandirian perempuan di Wonosobo dan bisa berkolaborasi juga dengan KADIN Wonosobo,” tutur Afif.

Menurut Ketua DPP GWS Jawa Tengah, Dina Ali Hanafia organisasi pemberdayaan perempuan yang sudah berdiri sejak tahun 1954 ini bergerak dalam bidang pemulihan ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

“Kita sudah berdiri sejak tahun 1954, memang kita fokus ke bidang ekomoni dan sosialnya. Dengan harapan dengan adanya program-program pelatihan oleh GWS di Wonosobo ini bisa membantu para wanita lebih mandiri sehingga bisa meringankan perekonomian keluarga,” pungkasnya. (git)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya