alexametrics

Seniman Perlu Sadar Hak Kekayaan Intelektual

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Para pelaku seni di Kabupaten Wonosobo didorong untuk mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Hal ini dilakukan untuk mendorong para pelaku seni bisa lebih kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo Agus Wibowo mengatakan, selama ini para pelaku seni belum begitu mengerti tentang mekanisme pendaftaran HKI.

Disparbud siap menjembatani dan memfasilitasi mereka untuk mau mendaftarkan kebutuhan tersebut. “Karena dengan mereka memiliki HKI, mereka bisa lebih bisa diakui di dunia kesenian. Sebab mereka dianggap punya karya yang orisinil,” terangnya.

HKI ini dianggap penting mengingat banyak pelaku seni yang memiliki karya. Pengakuan HKI agar karya yang mereka telah ciptakan tidak mudah untuk diklaim oleh kelompok seni yang lain.

Baca juga:  Usulkan Tempe Kemul jadi Warisan Budaya

“Misalnya soal tarian tradisional atau lagu tradisional katakanlah, dengan mereka telah memiliki HKI, seseorang yang akan menggunakannya minimal wajib meminta izin dan tidak desclaimer secara sembarangan,” lanjutnya.

Apalagi jika melihat data pelaku kesenian di Kabupaten Wonosobo yang jumlahnya cukup besar. Sebab para pelaku seni yang sudah mendaftar ke Disparbud sampai saat ini jumlahnya telah mencapai 870 an komunitas. “Itu gabungan dari berbagai lintas kesenian. Itu saja belum termasuk seni yang modern,” jelasnya.

Kesadaran untuk mematenkan HKI, menurut Agus, menjadi kesadaran yang perlu ditumbuhkan oleh setiap pelaku seni. Sehingga karyanya bisa lebih maju dan berkembang. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya