alexametrics

Setelah 2,5 Tahun, Jalan Rusak karena Longsor akan Diperbaiki

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Sekitar 2,5 tahun sudah warga di Kecamatan Watumalang melintasi jalan penuh risiko. Ruas jalan utama di Dusun Bedali Desa Kuripan menuju kecamatan tersebut masih dalam kondisi rusak karena longsor. Tahun ini wacana perbaikan jalan yang longsor pada 2020 lalu baru akan direalisasikan.

“Sudah masuk anggaran APBD tahun 2022 ini. Insyaallah kita anggarkan Rp 3,1 miliar untuk memperbaiki beberapa titik longsor di Kecamatan Watumalang,” terang Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kabupaten Wonosobo Afton Riza F baru-baru ini.

Ia menyebutkan, anggaran tersebut rencananya baru akan digunakan usai Lebaran ini. Namun tanggal kepastian perbaikannya masih belum bisa dipastikan. “Mudah-mudahan di bulan Mei atau Juni ini perbaikan jalan di ruas tersebut bisa segera dimulai,” harapnya.

Baca juga:  Bersinergi Wujudkan Wonosobo Sejahtera

Hingga saat ini DPU PR masih mendiskusikan terkait penanganan yang akan dilakukan. Sebab longsor di Desa Kuripan, Watumalang ini termasuk salah satu longsor yang cukup ekstrem di Kabupaten Wonosobo. Dengan ketinggian jalan yang longsor sekitar 320 meter dan panjang longsoran mencapai 100 meter lebih.

“Artinya penanganannya butuh perencanaan yang sangat matang. Kita ini masih mendiskusikan apakah lebih baik untuk disender atau dibuat jembatan saja,” terangnya.

Meskipun rencana induk dari perbaikan itu sudah diterima, namun pihaknya masih butuh mengonsultasikan dengan berbagai pihak. “Karena kalau misalnya itu akan disender, dari sisi biaya pasti akan jauh lebih besar yang dibutuhkan. Sementara anggaran yang kita miliki ini terbatas. Alternatif yang paling memungkinkan ya dibuat jembatan sepertinya,” ujarnya.

Baca juga:  Jalan Lingkar Luar Candiyasan-Keseneng Segera Dilanjutkan

Diketahui, sampai saat ini, arus lalu lintas di wilayah tersebut menggunakan sistem buka tutup jalan. Lantaran sebagian badan jalan di jalur tersebut masih terbengkalai sejak longsor pada 17 Maret 2020 lalu. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya