alexametrics

Sehari Terjadi 45 Longsor di Wonosobo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Hujan deras dengan intensitas lama masih terus terjadi di sejumlah wilayah Wonosobo Selasa (15/3). Sedikitnya 45 bencana tanah longsor terjadi hanya dalam sehari.

Hujan mengguyur sejak Senin (14/3) malam hingga Selasa (15/3) sore. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo hingga kemarin pukul 13.15 WIB, tercatat ada 45 titik lokasi longsor yang sudah dilaporkan. Sejumlah rumah warga, fasilitas pendidikan, fasilitas umum, hingga akses jalan terkena imbas.

“Data sementara yang masuk dari Senin (14/3) pukul 19.00 WIB hingga Selasa (15/3) pukul 13.15, ada 45 titik lokasi kejadian bencana tanah longsor di Wonosobo,” kata Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo Bambang Triyono.

Baca juga:  Empat Orang Konsultasi Jalur Perseorangan

Berdasarkan data yang masuk ke BPBD Wonosobo, bencana tanah longsor tersebut terjadi di 7 kecamatan. Di Kecamatan Kalibawang, longsor terjadi di 13 titik, Kepil 5 titik, Kaliwiro 6 titik, Watumalang 3 titik, Wadaslintang 12 titik, Mojotengah 2 titik, Sapuran 4 titik,

“Petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi kejadian dan juga tetap bersiap siaga apabila kembali terjadi bencana. Kami imbau masyarakat selalu waspada mengingat hujan masih mengguyur sejumlah wilayah di Wonosobo,” tandasnya.

Longsor di Dusun Tambimalang, Desa Depok, Kecamatan Kalibawang sempat menutup akses jalan setempat. Material tanah yang longsor di Dusun Mirombo Desa Karangsambung juga menimbun ruas Jalan Sapuran-Kalibawang.

“Di Kecamatan Watumalang longsor terjadi di Dusun Mranten Desa Banyukembar. Ada tiga titik tanah longsor yang menutup jalan kabupaten dan sudah tertangani,” bebernya. (git/ton)

Baca juga:  Bawaslu Wonosobo Tancap Gas Persiapkan Pemilu 2024

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya