alexametrics

Hujan Seharian, Wonosobo Diterjang Longsor dan Banjir

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Sehari diguyur hujan, sedikitnya delapan lokasi mengalami kerusakan akibat longsor dan banjir. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun dipastikan jika kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo Bambang Triyono menjelaskan, hujan yang terjadi pada Selasa (7/3) lalu telah membuat sejumlah lokasi mengalami longsor dan banjir bandang.

“Itu terjadi saat hujan lebat mengguyur Wonosobo dengan intensitas yang cukup lama. Sedikitnya tujuh lokasi mengalami longsor dan satu lokasi mengalami banjir bandang,” terangnya Rabu (9/3) siang.

Longsor tersebut menimpa sejumlah titik yang masuk di wilayah Kecamatan Mojotengah dan Kejajar. Enam longsor terjadi Kecamatan Mojotengah, antara lain jalan Kalibeber-Deroduwur, Dusun Mojotengah dan Dusun Wonoyoso di Desa Mojosari, Dusun Serang, Desa Derongisor, Dusun Kemejing, Desa Larangan Kulon, serta Dusu Depok Desa Sukorejo.

Baca juga:  Terus Meningkat, Kasus Positif di Wonosobo Tembus 200

“Itu semua masih berada di wilayah pangkuan Kecamatan Mojotengah. Kejadian itu hampir beriringan di antara pukul 16.00 sore hingga 18.00,” terangnya.

Sementara satu lokasi longsor dan banjir bandang berada di Desa Surengede, Kecamatan Kejajar. Satu lokasi longsor terjadi di Dusun Surengede, sementara banjir bandang terjadi di Dusun Krakal. “Banjir terjadi di sekitar SDN 03 Krakal dan longsor terjadi pada tebing setinggi 12 meter dan panjang 5 meter yang mengenai rumah warga,” katanya.

Dari hasil pantauan dan assesment BPBD, sebagian besar longsor terjadi pada tebing, bahu jalan serta senderan yang ambrol. Sedikitnya empat rumah yang menjadi korban dari bencana longsor tersebut. “Kita belum menghitung pasti kerugian yang ditimbulkan. Taksiran kita mencapai ratusan juta rupiah,” katanya.

Baca juga:  Pokdarwis Kelurahan Garung Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar

Dan untuk alasan keamanan, BPBD meminta kepada warga yang terdampak longsoran itu untuk bisa mengamankan diri saat hujan lebat kembali turun. Karena dikhawatirkan masih akan terjadi longsor susulan dibeberapa lokasi kejadian yang dekat dengan rumah warga.

“Untuk sementara, seluruh lokasi yang memang rentan terjadi longsor susulan kita tutup dengan terpal. Agar tanah tidak mudah tergerus air yang menyebabkan keadaan tambah parah,” jelasnya. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya