alexametrics

Sulit Atur Pertanian di Lereng Dieng

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo mengakui kesulitan untuk mengurai masalah kerusakan lingkungan di kawasan hulu Dieng. Sebab, kepemilikan lahan di sebagian besar wilayah tersebut sudah menjadi hak warga.

“Hampir seluruh lahan yang ditanam petani itu ya milik petani. Bukan milik negara. Itulah yang menjadi problem kita selama ini,” terang Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (Dispaperkan) Wonosobo Dwiyama SB.

Hal ini menurutnya berbeda dengan wilayah pegunungan di daerah lain. Ia mencontohkan lahan yang dikelola petani di Jawa Barat hanya sampai di kaki gunung saja. Sisanya milik negara. “Kalau di tempat kita sampai di puncak-puncak gunung itu milik petani semua,” gerutunya.

Baca juga:  Sembelih 19 Sapi dan 40 Kambing

Kepemilikan tanah yang sudah menjadi hak pribadi itu menyulitkan pemerintah untuk mengaturnya. Apalagi sampai saat ini tanaman kentang masih menjadi basis utama sektor pertanian di wilayah tersebut.

Sementara tanaman kentang di Wonosobo pada umumnya membelah kontur bukan nyabuk gunung. Padahal sebagian besar petani menanam di lereng gunung atau bukit. “Dengan pola tanaman begitu akan berdampak lapisan tanah bagian atas mudah larut terbawa air, sehingga menimbulkan sedimentasi yang tinggi,” katanya.

Sebenarnya pola tanam nyabuk gunung sudah dicontohkan oleh orang tua atau petani dahulu. Dengan cara itu tanah tidak mudah longsor dan tidak mudah larut terbawa air ke sungai.

Dengan pola tanam yang salah tersebut, membuat daerah hilir menjadi sangat rentan terhadap risiko banjir karena sedimentasi yng terus terjadi. Bahkan saat ini, Waduk Soedirman (Mrican) yang ada di Kabupaten Banjarnegara dianggap sudah tak bisa menampung air lebih lama lagi.

Baca juga:  Hujan Deras, Halaman SD dan Jalan Desa Tergenang

Sedimentasi atau pengendapan lumpur di Waduk Mrican terus mengalami peningkatan yang signifikan. Besar pengaruhnya lantaran ada kerusakan lingkungan di wilayah hulu Dieng dan Sungai Serayu. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya