alexametrics

Longsor di Tiga Lokasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Sedikitnya tiga tebing longsor setelah diguyur hujan deras selama beberapa jam. Longsor tersebut mengancam pemilik rumah yang berada di dekat tebing. Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Bambang Triyono menjelaskan longsor terjadi usai hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Wonosobo Jumat (18/2). Kejadian tersebut terjadi di dua desa yang ada di Kecamatan Kalibawang.

“Hujan deras selama kurang lebih 3 jam itu mengguyur wilayah tersebut sebelum longsor pertama dan kedua itu terjadi,” terangnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Longsor pertama terjadi di tebing dekat rumah Edi Susanto, warga RT 03 RW 06 Dusun Grenjeng, Desa Kalikarung. Longsor terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Tebing setinggi enam meter dengan panjang empat meter longsor setelah tak kuat menahan air hujan.

Baca juga:  Dramatis! Dua Jam Tertimbun Longsor, Kiswanto Akhirnya Berhasil Diselamatkan

Kemudian longsor yang kedua terjadi di dusun yang sama namun pada lokasi berbeda. Yakni di dekat rumah keluarga Suparjo di RT 02 RW 09 Dusun Krinjing, Kalikarung sekitar pukul 16.30 WIB. Tebing setinggi empat meter dan lebar empat meter longsor. Bahkan lokasi kedua ini masih terjadi retakan.

“Kedua longsor itu terjadi di RT yang berbeda namun dusun yang sama. Kita menghawatirkan di lokasi yang kedua ini masih dimungkinkan akan terjadi longsor susulan apabila terjadi hujan di kemudian hari. Karena retakannya cukup parah,” ujarnya.

Untuk membantu pencegahan, pihaknya saat ini telah membersihkan material longsor di kedua lokasi itu. Serta memberi terpal sementara agar air yang jatuh saat terjadi hujan susulan tak membawa material longsor lebih banyak.

Baca juga:  Longsor Susulan, Senderan Sepanjang 45 Meter Hancur

Untuk lokasi longsor yang ketiga terjadi di Dusun Kepirang, Desa Dempel, Kecamatan Kalibawang pada pukul 17.00 WIB. Di longsor ini, senderan dengan tinggi 12 meter, lebar 8 meter ambrol sehingga menimpa dua rumah di bawahnya. “Beruntung pada saat kejadian, seluruh keluarga yang rumahnya tertimpa longsor itu tidak terkena maerial longsor,” katanya.

Rumah milik keluarga Baudin, 60, tertimpa longsor di bagian dapur dan kamar mandi. Sementara di rumah keluarga Imam Qodoli, 52 kut terkena reruntuhan longsor di bagian dapur, kamar mandi dan kandang. “Kedua rumah itu terkena fondasi dari senderan yang longsor. Sementara untuk keamanan, keluarga kita minta pindah ke lokasi yang lebih aman terlebih dahulu,” katanya.

Baca juga:  Segera Bentuk Relawan Tanggap Bencana

Dari kejadian tersebut, kerugian seluruh pihak mencapai puluhan juta rupiah. Saat ini BPBD dan sejumlah relawan terus melakukan koordinasi dengan pihak desa dan pemilik rumah agar tidak ke area yang terkena longsor karena masih dimungkinkan ada longsor susulan. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya