alexametrics

Longsor Kembali Tutup Jalur ke Dieng

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Tanah longsor kembali terjadi di jalan menuju kawasan wisata Dieng Senin (14/2). Tebing setinggi 15 meter longsor dan menutup sebagian badan jalan. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Bambang Triwiyono menjelaskan, longsor terjadi di jalan raya Dieng, tepatnya di Dusun Patakbanteng, Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar sekitar pukul 14.20 WIB. Longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang mengguyur daerah tersebut selama beberapa jam.

Ia menjelaskan, lokasi longsor ini berada di tebing yang belum lama ini dikeruk untuk pelebaran jalan. Lantaran belum ada tanaman keras di sana membuat kondisi tanah belum stabil. Sehingga tebing setinggi 15 meter itu longsor dan menutup sebagian badan jalan. “Beruntung saat longsor terjadi kondisi jalan sedang lengang, jadi tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ungkapnya.

Baca juga:  Perempuan Desa Tumenggungan Ikut Bangun Jalan

Lantaran tanah yang menutupi jalan cukup besar, pihaknya meminta Geodipa untuk menerjunkan alat berat backhoe kembali. Sehingga material yang sempat menutupi jalan bisa segera disingkirkan.

“Selama proses pembersihan material kita lakukan buka tutup jalan. Karena tidak lama. Paling sekitar seengah jam proses pembersihan itu selesai dilakukan,” terangnya.

Sementara itu Human Capital, General Affair and Finance Manager Geodipa Unit Dieng Agus Supriyanto menjelaskan, bahwa dalam upaya tanggap darurat tersebut, pihaknya mengerahkan sejumlah personel dan 1 unit alat berat backhoe.

“Kami ingin kehadiran GeoDipa juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja demi terjaganya akses masyarakat di sekitar wilayah Dieng,” tandasnya. (git/ton)

Baca juga:  Korsleting, Dua Rumah Ludes Terbakar

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya