alexametrics

Pedagang Pasar Induk Wonosobo Siap Pindah Setelah Maret

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo terus mengebut rancangan persiapan pemindahan pedagang Pasar Induk Wonosobo. Pasalnya, pada akhir Maret 2022 ini seluruh persiapan pemindahan dijadwalkan selesai 100 persen.

“Kalau soal pemindahannya sendiri masih kondisional ya. Karena itu mendekati Lebaran,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo.

Ia menyebut, tahapan yang akan dilakukan pemkab untuk mempersiapkan pemindahan pedagang masih cukup panjang. Mulai dari persiapan peraturan bupati penataan pasar, melakukan pendataan ulang jumlah pedagang, serta penataan parkir dan terminal andong (dokar).

“Perbup masih kita revisi saat ini, karena memang masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Setelah itu baru adakan public hearing. Untuk menyerap aspirasi dari para pedagang,” katanya.

Baca juga:  Kebut Revitalisasi Lima Pasar Tradisional

Pihaknya saat ini tengah mengkaji data jumlah pedagang yang terdata pada 2015 lalu. Sebab jika mengacu pada hasil data itu, gedung Pasar Induk akan muat bila ditempati oleh seluruh pedagang.

“Data yang kita pegang pada 2015 lalu kan ada 2.900 sekian pedagang. Sementara untuk losnya sendiri saya memang ngga hafal. Tapi setelah dijumlah itu akan sangat mencukupi jumlah pedagang yang ada,” ujarnya.

Meski diakui masih cukup panjang rangkaian untuk memindahkan pedagang, pihaknya tetap optimistis pada Maret 2022 ini akan rampung. Para pedagang diminta tak perlu khawatir lagi mengenai kejelasan kapan mereka akan pindah ke gedung yang baru.

“Saya yakin nanti kalau sudah jadi pindah itu akan lebih nyaman. Tinggal bagaimana para pedagang itu mengatur masalah kebersihannya di lokasi yang akan ditempati itu,” jelasnya.

Baca juga:  Kampung Loss Doll Wonosobo, Bebas Rokok Ilegal

Jika seluruh tahapan ini telah selesai, maka tugas pemkab adalah melakukan pembersihan bagi pedagang yang berada di luar pasar. Baik dari sisi Pasar Induk sebelah barat maupun timur. Sehingga tidak ada kecemburuan bagi pedagang yang ada di dalam pasar ketika sudah ditempati.

“Karena nanti parkir sepeda motor sudah kita arahkan semua untuk naik di lantai empat. Di area bawah paling nanti tinggal memusatkan untuk terminal, andong dan kendaraan bongkar muat di sana. Sudah ada skema untuk itu,” tandasnya. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya