alexametrics

Gandeng 89 UMKM dan 104 Pengrajin, Mal Ekraf Wonosobo Diresmikan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pemkab melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo meresmikan mal ekonomi kreatof (ekraf) di gerbang wisata mandala. Puluhan UMKM dan ratusan pengrajin dilibatkan untuk kembangkan proses tersebut.

Kepala Disparbud Wonosobo Agus Wibowo menyebutkan, peresmian ini sebagai peluang untuk menangkap kebutuhan wisatawan yang datang ke Kabupaten Wonosobo. Fungsi gerbang Mandala Wisata ini adalah sebagai pintu masuknya seluruh wisatawan untuk melakukan transfer transportasi dari bus kapasitas besar ke kapasitas medium atau kecil. Sebelum menuju ke lokasi daya tarik wisata yang tersebar di kawasan Dieng maupun di lokasi 5 Dieng baru.

Komplek ini dilengkapi pusat informasi pariwisata (TIC), pusat belanja oleh-oleh produk Wonosobo, ruang kru sopir bus, musala, ruang pertemuan, ruang pojok ASI wisatawan, ruang seni pertunjukan, kawasan kuliner, ruang workshop ekonomi kreatif secara tematik serta fasilitas toilet. “Gedung ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas wifi dan barcode pedulilindungi,” ungkapnya saat memberikan sambutan di acara peluncuran mal ekraf Sabtu (22/1).

Baca juga:  Tambah Jalur Penyelamat Baru di Lokasi Rawan Laka

Untuk mengisi mal terdbut, Disparbud mengaku telah menggandeng banyak 89 mitra UMKM dan 104 pengrajin. Sehingga diharapkan seluruh kebutuhan wisatawan saat mencari oleh-oleh bisa terpenuhi di mal tersebut.

“Yang itu berasal dari binaan Dekranasda, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas Sosial PMD melalui Paguyuban BUMDes, serta hasil dari pengembangan ekonomi kreatif yang lain,” terangnya.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat ikut menyambut positif acara tersebut. Pasalnya Wonosobo sebagai daerah tujuan wisata, sudah selayaknya memiliki fasilitas pendukung pariwisata yang memadai dan representatif.

Afif berharap upaya membangun branding Wonosobo dapat diwujudkan melalui kuliner khas Wonosobo, yaitu kuliner mi ongklok yang merupakan cagar kuliner subsektor ekonomi kreatif.

Baca juga:  Sebulan, 11 Pemakai Narkoba Ditangkap

“Saya minta kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk segera memproses ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, agar kuliner ini dapat ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nusantara dari Wonosobo,” tandasnya.

Kepala Bidang Promosi Disparbud Fatonah menambahkan, bupati juga meresmikan 20 gerobak milik 20 pedagang dari Paguyuban Saba Kamulyan yang bakal menyajikan kuliner khas Wonosobo, mi ongklok. Ia berharap aktivitas bisnis dan kreatif di Gerbang Mandala Wisata ini ke depan bisa berkembang dan berkelanjutan. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya