alexametrics

Kisruh Wushu wonosobo, Semua Klub Tolak Keputusan KONI

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pergolakan di induk organisasi Wushu Kabupaten Wonosobo belum menemui titik temu. Kali ini, seluruh klub wushu ikut bersuara untuk menentang keputusan KONI Wonosobo. Mereka tetap pada pilihan awal untuk mendukung M Musafa sebagai ketua terpilih periode 2021-2025.

Ketua Sasana Wushu Jet Kun Do Wonosobo Bambang Shoero mengaku merasa tergugah untuk ikut terlibat dalam persoalan yang sedang terjadi antara Ketua Demisioner M Musafa dengan KONI Wonosobo.

“Kita merasa perlu untuk menyatakan sikap di tengah situasi seperti ini. Karena bagaimanapun ini menyangkut cabor Wushu sebagai naungan kita berdiri selama ini,” terangnya Rabu (21/1).

Menurutnya, keputusan mendukung Musafa juga diberikan oleh pengurus klub wushu Jet Kun Do Pager Kukuh Wonosobo dan Kalibeber Mojotengah, Inti Figthter Wonosobo dan Kepil serta WFC Wonosobo. Mereka semua menyepakati hasil Musyawarah Cabang (Muscab) Wushu yang digelar pada 22 November 2021.

Baca juga:  Pemkab Bakal Tata Usaha Tambang Liar

“Dengan memutuskan untuk tetap mendukung M Musafa kembali menjadi ketua cabor Wushu Kabupaten Wonosobo periode 2021-2025 sesuai hasil muscab tahun lalu. Dan keputusan ini bersifat mutlak,” terangnya.

Hasil keputusan tersebut disepakati dan dituangkan dalam surat penyataan bersama. Surat tersebut akan dikirimkan ke KONI Wonosobo.

Pihaknya juga menulis beberapa poin dalam pernyataan tersebut. Yakni menolak melakukan muscab ulang. Kemudian klub meminta tidak ada intervensi dari pihak manapun termasuk KONI Wonosobo.

Serta menuntut KONI untuk segera memberikan surat rekomendasi/SK kepada ketua dan pengurus terpilih. “Jadi tidak ada alasan lagi bagi pihak KONI untuk terus menunda pengeluaran SK kepada ketua terpilih,” katanya.

Ia melanjutkan, meski KONI menyarankan untuk menggelar muscab ulang, tapi seluruh klub juga tetap pada keputusan awal. Sehingga muscab ulang hanya akan membuang-buang waktu. “Kalau misalnya tetap akan digelar muscab ya silakan saja. Tapi kita akan tetap sesuai dengan keputusan kita,” tanyanya. (git/ton)

Baca juga:  Jalur Alternatif Menuju Dieng Berbahaya

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya