alexametrics

Libur Nataru, Jalan ke Dieng Macet Parah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Kawasan Dieng masih jadi magnet bagi wisatawan di hari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Terbukti kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir tak bisa terhindarkan. Sejumlah calon wisatawan memutuskan batal ke Dieng dan putar balik.

Kepadatan arus kendaraan terjadi di dua sisi jalan. Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Sugito menyebutkan, puncak kepadatan terjadi pada Sabtu (1/1) lalu. Memasuki Minggu (2/1), meski masih terjadi kepadatan arus, namun jumlahnya mengalami penurunan.

Kepadatan bisa dilihat sejak memasuki Lembah Dieng yang berada di Desa Stieng, Kecamatan Kejajar. Ratusan kendaraan berbaris rapi setelah tak bisa saling mendahului.

Sugito mengaku telah menerjunkan personel Satlantas dibantu petugas Disperkimhub di titik-titik rawan terjadi kemacetan lalu lintas di kawasan Dieng. Namun meski telah menerjunkan puluhan petugas untuk mengurai masalah tersebut, kemacetan tetap tak bisa terhindarkan.

Baca juga:  Telaga Warna Mulai Bersolek Lagi

“Karena kepadatan memang terjadi di dua titik. Yakni di tanjakan 15 persen dan komplek wisata telaga warna,” terangnya saat melakukan pantauan langsung kepadatan arus lalu lintas di tempat wisata Dieng Minggu (2/1).

Untuk mengatasi kemacetan yang teradi di tanjakan 15 persen, polisi terjun ke lapangan mengatur sejumlah kendaraan agar tidak sampai melewati garis tengah marka jalan. Sementara khusus di jalur menuju lokasi wisara Telaga Warna, dibuat satu arah. Wisatawan saat masuk dan keluar dari lokasi wisata melewati jalur yang berbeda.

Salah satu pengguna jalan Agus Purnomo, yang juga pengelola tempat wisata Telaga Warna terpaksa terhenti di area Gardu Pandang Tieng. Dia lalu memilih putar balik karena tidak bisa meneruskan perjalanan ke Dieng.

Baca juga:  Vaksinasi Dosis Dua Belum 50 Persen

Pasalnya kemacetan arus lalu lintas terjadi di dua arah. Baik dari arah Wonosobo menuju Dieng atau sebaliknya. Kanan kiri jalan antara yang mau naik dan turun Dieng. “Sama-sama padatnya,” singkatnya.

Kepadatan jalur lalu lintas itu menurutnya bisa terlihat mulai sejak pukul 09.00 pagi hingga pukul 13.00 WIB. Kendaraan mobil dan sepeda motor tampak masih memadati jalan ke tempat wisata alam pegunungan Dieng.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Wonosobo Agus Wibowo melalui Kepala Bidang Distinasi Wisata Hapipi menyebut selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kawasan wisata di Dieng dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 yang ketat.

Tempat wisata di Dieng tetap dibuka pada liburan Nataru tahun ini. Cuma jumlah wisatawan dibatasi 50 persen dari kapasitas yang ada. Jika pengunjung membludak, maka diperlalukan sistem buka tutup. Bergantian keluar masuk pengunjung lokasi wisata guna menghindari kerumunan,” tegasnya. (git/ton)

Baca juga:  Pedagang Minta Keadilan Harga Minyak Goreng

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya