alexametrics

Harus Miliki Unit Pemadam Kebakaran Untuk Merespons Cepat Kejadian

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Simpati masyarakat untuk korban kebakaran di Kampung Gintung Desa Tegalsari, Kecamatan Garung pada Selasa (28/12) kemarin, terus mengalir. Bantuan tersebut diberikan oleh warga dalam berbagai bentuk.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dan Wakil Bupati Muhammad Albar yang mengunjungi lokasi kebakaran bersama sejumlah pejabat terkait, Rabu (29/12) mengaku terharu sekaligus bersyukur. Musibah yang melanda lima rumah warga Gintung, banyak pihak yang langsung bergerak untuk membantu.

“Tentu ini menjadi keprihatinan kita bersama karena musibah kebakaran telah menyebabkan saudara-saudara kita di Kampung Gintung harus mengungsi. Namun demikian saya berterimakasih kepada BPBD, TNI-Polri, Pak Kades beserta perangkat dan warga masyarakat yang langsung bergerak membantu pemadaman sehingga dampaknya tidak sampai lebih meluas,” tutur bupati usai menyerahkan bantuan untuk para korban kebakaran.

Baca juga:  Tazkiyyatul Muthmainnah Kembali Pimpin Fatayat NU

Banyaknya bantuan yang mengalir di Kampung Gintung, seperti material bangunan dari BPBD, kebutuhan pokok dari PMI dan Dinas Sosial PMD, hingga uang tunai dari PGRI dan beberapa komunitas masyarakat, bupati meminta Camat Garung dan Kades Tegalsari untuk berkoordinasi intensif. Sehingga alokasinya tepat sasaran.

“Tadi Pak Kades sudah melaporkan kalau tim khusus penerima bantuan untuk korban telah dibentuk. Dan ini baik agar nanti alokasinya benar-benar sesuai kebutuhan masing-masing korban,” lanjut Afif.

Selain perihal alokasi bantuan dan kepedulian warga terhadap kesulitan sesamanya, Afif mengaku bersama para camat berupaya membuat formulasi tindak lanjut dari penanggulangan dampak kebakaran.

“Perlu kiranya respons cepat terhadap kejadian kebakaran. Karena kalau mengandalkan kemampuan pemadam kebakaran dari BPBD tentu butuh waktu cukup lama. Terlebih jumlah kendaraan juga terbatas. Dari 4 unit, yang bisa dioperasionalkan hanya 3 unit,” lanjutnya.

Baca juga:  PMI Temanggung Masih Minim Sarpras

Karena itu, ia berharap di setiap wilayah memiliki unit pemadam kebakaran untuk mempercepat respons terhadap kejadian serupa. Setidaknya, menurut Afif pemadam kebakaran bisa dibentuk di eks kawedanan yang mencakup sejumlah kecamatan dalam wilayah berdekatan.

Merespons hal itu, Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo Bambang Triyono mengakui mengalami kendala ketika terjadi kebakaran. Namun demikian, jaringan relawan dan unsur pendukung terkait saat ini masih diupayakan untuk dapat memaksimalkan peran.

“Kebakaran yang terjadi di Kampung Gintung ini contohnya, dalam waktu 15 menit tim pemadam sudah sampai di lokasi. Dan kami juga mendapatkan back up dari relawan tangguh bencana. Rekan-rekan TNI-Polri hingga masyarakat setempat dalam upaya memadamkan api. Sehingga kebakaran tidak sampai lebih luas lagi,” tutur Bambang.

Baca juga:  Non-Unggulan Indoraya Melaju Final

Ia berharap kedepan kewaspadaan terhadap potensi-potensi kebakaran di lingkup masyarakat senantiasa terjaga. Sehingga apabila terjadi hal serupa, penanganan bisa lebih cepat dan korban yang timbul juga dapat diminimalisasi. (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya